“Riset kami menunjukkan bahwa kebutuhan biomassa untuk pasar nasional dan ekspor dapat mendorong deforestasi hingga 3,3 juta hektare. Klaim bahwa pengembangan biomassa tidak akan menyebabkan deforestasi adalah keliru,” ujar Amalya.
Dari total 20 juta hektare yang direncanakan, 15,53 juta hektare berasal dari lahan belum berizin, termasuk hutan lindung dan hutan produksi. Aliansi masyarakat sipil mendesak pemerintah untuk lebih transparan dan memperbaiki tata kelola izin lahan sebelum meluncurkan program ambisius ini.
Polemik ini memperlihatkan tantangan besar dalam mencapai keseimbangan antara kebutuhan energi, pangan, dan perlindungan lingkungan. Pemerintah diharapkan untuk mengambil langkah lebih hati-hati dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak guna mencegah kerusakan yang lebih luas. (T2)
