Untuk mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan, diperlukan pendekatan multidimensi yang mempertimbangkan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi. “Kita harus memastikan bahwa aktivitas pemanfaatan hutan tidak mengorbankan keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Saparis.
Ia juga menyoroti pentingnya prinsip keadilan dan keberlanjutan dalam praktik kehutanan, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Kehutanan. “Tujuan kita adalah memaksimalkan kesejahteraan manusia sambil menjaga kelestarian hutan,” tambahnya.
Dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan deforestasi, Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan hutan berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dapat menciptakan model pengelolaan hutan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Saparis.
Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya akan menjaga kekayaan alamnya, tetapi juga menjadi contoh global dalam pengelolaan hutan yang bertanggung jawab. (T2)
