Ivan Novrizaldie, Head of Sustainability Asian Agri, menambahkan bahwa program SMILE telah menunjukkan hasil signifikan dalam pemberdayaan petani. “Dukungan teknis, peningkatan kapasitas, dan kelembagaan menjadi kunci. Kantor koperasi ini bukti nyata kemajuan itu,” katanya.
Selain kegiatan utama, Kao juga memperkenalkan mekanisme pengaduan “Suara Petani” yang dikembangkan bersama NPO Caux Round Table (CRT). Platform ini memungkinkan petani menyampaikan aspirasi, keluhan, atau saran secara langsung dan transparan.
Kunjungan diakhiri dengan sesi interaktif bersama petani serta kegiatan edukasi kebersihan di SDN 03 Tebing Tinggi Pangkatan, di mana Kao memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun.
BACA JUGA: Harga Minyak Sawit Turun, India Genjot Impor Setelah Lima Bulan Lesu
Program SMILE saat ini telah menjangkau 3.489 petani swadaya, dengan 1.373 di antaranya telah memperoleh sertifikasi RSPO. Inisiatif ini sejalan dengan target Asian Agri untuk bermitra dengan 5.000 petani bersertifikasi pada tahun 2030 dan mendukung agenda keberlanjutan Apical dan Kao dalam menciptakan rantai pasok yang inklusif dan bertanggung jawab. (T2)
