FORTASBI dan BenihBaik Galang Dana Konservasi Hutan di Ketapang

oleh -2.214 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Fortasbi/Aksi perlindungan konservasi hutan di Kecamatan Manismata dan Airupas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

InfoSAWIT, KETAPANG — Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) kembali menggandeng platform penggalangan dana publik BenihBaik.com untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan. Setelah sebelumnya sukses menggalang dana untuk kelompok perempuan pembibitan di Tanjung Jabung Barat, Jambi, kali ini kerja sama difokuskan pada konservasi hutan di Kecamatan Manismata dan Airupas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Inisiatif ini melibatkan Demung Rimba Manismata — tokoh adat yang bernama asli Robertus Mamang — bersama kelompok tani Perkumpulan Petani Mitra Harapan (PPMH), yang juga anggota FORTASBI. Mereka berkomitmen menjaga dan melindungi kawasan bernilai konservasi tinggi seluas kurang lebih 100 hektar di wilayah tersebut.

Menurut rencana, Robertus Mamang bersama PPMH dan FORTASBI akan melakukan pembibitan sebanyak 12.000 batang pohon kehutanan, yang akan ditanam di tiga lokasi hutan adat: Hutan Larangan Brupis, Tam-Tam, dan Purang. Penanaman ini diharapkan dapat menjaga kelestarian sumber mata air, memperkuat fungsi ekologis kawasan, serta menjadi paru-paru hijau yang bermanfaat bagi masyarakat lokal maupun global.

BACA JUGA: Sebanyak 7.839 Petani Sawit Swadaya Dilatih Fortasbi Untuk Tingatkan Kapasitas Sawit Berkelanjutan

“Ini adalah upaya kami menjaga hutan, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan,” ujar Robertus Mamang dalam pernyataan tertulis diterima InfoSAWIT, Jumat (9/5/2025) . Ia menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan mencegah dampak buruk dari perubahan iklim.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari BenihBaik, platform pengumpulan donasi yang diinisiasi oleh jurnalis Andi F. Noya. Melalui program Taman Kebaikan, BenihBaik mendorong publik untuk ikut berpartisipasi dalam penanaman pohon sebagai solusi alamiah menghadapi krisis iklim dan bencana ekologis seperti erosi dan longsor.

“Menanam pohon bukan hanya soal menambah hijau di bumi, tapi juga menyelamatkan kehidupan,” tulis tim BenihBaik dalam kampanye mereka. Dalam program ini, masyarakat diajak untuk menyumbang bibit pohon seperti trembesi, mahoni, jati, jabon, sengon, hingga tanaman produktif seperti durian, mangga, petai, dan jengkol yang dapat ditanam di berbagai daerah di Indonesia.

BACA JUGA: Kewajiban ISPO Petani Sawit Ditunda Hingga 2029, Peluang Atau Cermin Ketidaksiapan?

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup, terutama di wilayah-wilayah yang rentan mengalami tekanan akibat ekspansi perkebunan dan perubahan iklim. Melalui kolaborasi antara petani, tokoh adat, organisasi lingkungan, dan publik, FORTASBI dan BenihBaik berharap tercipta sistem konservasi berbasis masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. (T2)

 

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com