Peserta diajak membuat peta blok kebun, poligon digital, serta menyusun pelaporan yang siap digunakan sebagai data sah kebun. Setiap kelas difasilitasi oleh instruktur IPB Training yang berpengalaman di bidang geospasial dan pelatihan partisipatif.
Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi prioritas nasional untuk pelatihan sawit tahun 2025. Dari target nasional, sebanyak 2.500 peserta di Sumsel direncanakan mengikuti berbagai pelatihan, mulai dari budidaya hingga manajemen keuangan.
“IPB Training konsisten menyelenggarakan pelatihan berkualitas. Harapannya, hasil pelatihan ini tidak berhenti di kelas, tetapi melahirkan database kebun rakyat yang dapat mendukung pembangunan perkebunan jangka panjang,” pungkas Agus Darwa.
BACA JUGA: Desa Jadi Garda Depan Sawit Berkelanjutan, FORTASBI Dorong Perdes dan Konservasi Sungai
Dengan pelatihan ini, Sumsel memperkuat langkah dalam mewujudkan tata kelola sawit yang legal, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan nasional. (T2)
