BPDP, Ditjenbun, dan IPB Training Dukung Ciptakan Petani Sawit Profesional di Aceh Lewat Pelatihan Teknis Budidaya

oleh -3.940 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Sebanyak 88 petani sawit dari dua kabupaten penghasil utama di Aceh — Aceh Tamiang dan Aceh Timur — tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyelami filosofi baru dalam mengelola kebun.

InfoSAWIT, BANDA ACEH — Bukan sekadar pelatihan teknis biasa, program Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training di Banda Aceh ini menjadi tonggak penting dalam membentuk karakter petani sawit masa depan: profesional, adaptif, dan berpikir jangka panjang.

Selama lima hari, sejak 21 hingga 25 Juni 2025, sebanyak 88 peserta dari dua kabupaten penghasil sawit utama di Aceh — Aceh Tamiang dan Aceh Timur — tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyelami filosofi baru dalam mengelola kebun. Di ruang pelatihan Hotel Grand Nanggroe, para peserta diajak memahami apa yang disebut “tujuh tas” oleh tim pengajar IPB Training.

 

‘Tujuh Tas’: Bukan Perlengkapan, Tapi Pilar Keberhasilan Petani

“Tujuh tas” bukan sekadar istilah, tapi simbol dari tujuh aspek krusial yang harus dibawa pulang oleh setiap petani sawit: Legalitas, Produktivitas, Kualitas, Kontinuitas, Sustainabilitas, Traceability, dan Profitabilitas.

BACA JUGA: Kemenperin Resmikan Proyek Percontohan Produksi Nira Gula dari Batang Sawit Tua, Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Kerakyatan

“Kalau Bapak-Ibu mengelola kebun sawit dengan benar, bukan cuma satu manfaat yang didapat, tapi tujuh sekaligus,” tegas Dr. Hariyadi, MS dari IPB Training dalam pernyataan resmi ditulis InfoSAWIT, Kamis (26/6/2025).

Ia menambahkan bahwa saat ini kelapa sawit bukan lagi sekadar tanaman perkebunan, melainkan komoditas strategis yang menyumbang lebih dari Rp600 triliun devisa nasional per tahun — melampaui sektor migas.

Salah satu nilai tambah dari pelatihan ini adalah pendekatan “belajar sambil melihat langsung.” Pada hari keempat, peserta melakukan kunjungan lapang ke PT Agro Sinergi Nusantara. Di kebun tersebut, para petani dibagi dalam kelompok kecil untuk menyambangi tiga lokasi penting: area pembibitan, tanaman belum menghasilkan (TBM), dan tanaman menghasilkan (TM).

BACA JUGA: BPDP, Ditjenbun, dan IPB Training Tingkatkan Kompetensi Petani Sawit Riau Melalui Pelatihan Pemetaan Kebun

Dengan dipandu tim agronomis perusahaan, peserta mempelajari secara langsung pemilihan bibit unggul, teknik pemupukan, strategi pengendalian hama, hingga cara panen yang efisien dan aman. Antusiasme terlihat tinggi, tercermin dari diskusi hangat dan beragam pertanyaan selama kunjungan.

“Saya jadi lebih paham bagaimana pola rawat yang benar untuk TBM agar nanti hasilnya maksimal. Ini jauh berbeda dengan kebiasaan kami di kampung,” ujar salah satu peserta dari Aceh Timur.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com