InfoSAWIT, MUSI BANYUASIN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Sedikitnya 70 hektare lahan gambut dengan vegetasi semak belukar dan kebun kelapa sawit dilaporkan terbakar di Desa Mangasang, Kecamatan Bayung Lencir.
Kepala Pelaksana BPBD Muba, Pathi Riduan, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, lahan gambut seluas sekitar 70 hektare terbakar. Saat ini pemadaman darat terus dioptimalkan. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan kebun sawit,” jelasnya, dikutip dari Detik, Kamis (31/7/2025).
Pantauan dari patroli udara pada Senin (28/7) sore juga menunjukkan masih adanya titik api dan asap di lokasi. Pathi menyebut kebakaran sudah berlangsung selama dua hari. “Kebakaran sudah dua hari. Kemarin sempat dipadamkan, tapi karena berada di lahan gambut, api kembali muncul. Pendinginan lahan juga sudah dilakukan,” tambahnya.
Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan melibatkan personel dari TNI, BPBD, Manggala Agni, masyarakat, serta pihak perusahaan. Tim menggunakan pompa air dengan memanfaatkan sumber air dari kanal yang tersedia di sekitar lokasi kebakaran.
Tak hanya di Bayung Lencir, karhutla juga terjadi di Desa Sri Damai, Kecamatan Keluang. Di wilayah ini, sekitar 1,5 hektare lahan dengan vegetasi tebas tumbang dan jenis tanah mineral turut terbakar. “Untuk di Sri Damai, api telah berhasil dipadamkan dan situasi saat ini sudah terkendali,” ujar Pathi.
BACA JUGA: Semester I 2025, PGUN Cetak Laba Bersih Naik 690% hingga Tembus Rp83,5 Miliar
Pihak berwenang terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran lahan dan hutan. (T2)
