InfoSAWIT, NEW DELHI — Impor minyak sawit India melonjak tajam pada Agustus 2025, menembus level tertinggi dalam lebih dari setahun. Kenaikan ini dipicu harga sawit yang lebih kompetitif dibanding minyak kedelai, mendorong para pengolah (refiners) meningkatkan pembelian jelang musim perayaan.
Asosiasi Ekstraktor Pelarut India (Solvent Extractors’ Association/SEA) melaporkan, impor minyak sawit naik 15,76% menjadi 990.528 ton, tertinggi sejak Juli 2024. Lonjakan ini diperkirakan membantu produsen utama dunia, Indonesia dan Malaysia, mengurangi stok serta memberi dukungan pada harga berjangka minyak sawit di Bursa Malaysia.
Sebaliknya, impor minyak kedelai turun 25,27% menjadi 367.917 ton, level terendah dalam empat bulan terakhir. Sementara itu, impor minyak bunga matahari justru meningkat 28,53% hingga menyentuh 257.080 ton, tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. India juga mencatat impor 6.000 ton minyak kanola, pertama kalinya dalam hampir lima tahun.
BACA JUGA: Menjaga Jejak Lestari: Bumitama Kian Fokus Tingkatkan Produktivitas Tanpa Ekspansi Lahan
Secara total, impor minyak nabati India naik 4,7% menjadi 1,62 juta ton pada Agustus, tertinggi sejak Juli 2024. SEA menyebut peningkatan pasokan ini penting untuk memenuhi lonjakan konsumsi minyak goreng dan pangan olahan selama musim festival, yang biasanya ditandai dengan peningkatan permintaan makanan manis dan gorengan.
“Impor kemungkinan tetap berada di atas 800.000 ton pada September, seiring industri bersiap memenuhi kebutuhan musim perayaan,” kata seorang pedagang berbasis di Mumbai yang bekerja di perusahaan perdagangan global dilansir InfoSAWIT dari Indiatimes, Selasa (16/9/2025).
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (15/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Libur
India, sebagai pembeli minyak nabati terbesar dunia, mengimpor minyak sawit terutama dari Indonesia dan Malaysia, sementara minyak kedelai dan bunga matahari diperoleh dari Argentina, Brasil, Rusia, dan Ukraina. Selain itu, dalam sembilan bulan pertama tahun pemasaran yang berakhir Oktober, India juga mengimpor 589.283 ton minyak nabati bebas bea dari Nepal melalui perjanjian perdagangan regional. (T2)
