RT2025:  Wamenlu RI, Arif Havas Oegroseno Dukung Perdagangan Minyak Sawit Berkelanjutan

oleh -2.210 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Luar Negeri RI.

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, menegaskan pentingnya pengembangan perdagangan minyak sawit berkelanjutan agar dapat bersaing di pasar Uni Eropa. Pernyataan ini disampaikannya melalui sesi daring dalam acara RSPO Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT2025) di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (5/11/2025), yang dihadiri sekitar 800 peserta dari berbagai negara anggota RSPO.

Menurut Oegroseno, perdagangan berkelanjutan tidak hanya memperkuat posisi minyak sawit sebagai komoditas unggulan dunia, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit di Indonesia.

Ia menekankan bahwa penerapan prinsip dan kriteria berkelanjutan harus menjadi landasan bagi pembangunan industri sawit nasional. “Pembangunan berkelanjutan bisa menjadi kekuatan bagi petani agar produk sawit yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan EUDR di pasar Uni Eropa,” ujarnya, dilansir InfoSAWIT dari acara tersebut.

BACA JUGA: Fair Work Monitor: Suara Pekerja Sawit yang Mulai Didengar

Wamenlu RI juga mengungkapkan kesulitan yang dihadapi petani sawit terkait regulasi EUDR, terutama kewajiban menyertakan informasi peta polygon kebun sawit. Ia membandingkan tantangan ini dengan yang dihadapi peternak sapi di Uni Eropa yang juga memerlukan penggunaan lahan hutan untuk kegiatan mereka. “Kesulitan petani kelapa sawit di Indonesia sama dengan kesulitan peternak sapi di Uni Eropa,” jelasnya.

Selain sawit, Oegroseno menyebut komoditas lain seperti kopi juga menghadapi tantangan serupa. Meskipun pemerintah Uni Eropa memberikan penjelasan bahwa EUDR tidak seharusnya membebani petani, persoalan teknis seperti penyediaan peta polygon tetap menjadi hambatan signifikan, terutama bagi eksportir dan petani skala kecil.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Selasa (4/11), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Diskusi ini dipandu oleh Prof. Simon SC Tay dan berlangsung sebagai bagian dari sesi “Sustainable Trade Pathways for Palm Oil” dalam RT2025. Acara tersebut menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri sawit, pemerintah, dan pemangku kepentingan internasional untuk berbagi pengalaman dan solusi terkait perdagangan berkelanjutan. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com