PSN tidak akan berjalan sendiri tetapi akan berkerjasama dengan pemerintah, pengusaha, BPDPKS. Pemerintah diharapkan membuat regulasi yang bisa mengangkat ekonomi petani dan lebih melindungi haknya. PSN mendorong industrialisasi sawit rakyat menjadi penghasil produk pangan dan energi yang semakin diperlukan dunia.
Hamid Nasution, deklarator Sumut menyatakan dengan PSN maka petani sawit bisa berjaya dan berkeadilan. Kontribusinya diharapkan membangkitkan petani sawit dengan industrialisasi persawitan rakyat. Kedepan petani sawit semakin merdeka dan berdiri sendiri. Langkah awalnya adalah optimalisasi perkebunan rakyat.
Ramsi, deklarator Bangka Belitung menyatakan PSN merupakan organisasi nirlaba, tapi akan membuat unit-unit bisnis yang nyata di masyarakat petani. Diawali dengan unit bisnis yang mengolah limbah diikuti unit bisnis yang lainnya dengan mengoptimalkan seluruh potensi perkebunan sawit rakyat.
Shin Imai, mitra utama PSN asal Jepang menyatakan Jepang saat sudah mengolah kayu menjadi biomassa untuk energi, pakan dan pupuk. Kualitas daging sapi dengan pakan asal kayu ini lebih baik daripada pakan konvesional. Indonesia dengan pemilik luas lahan sawit terbesar dunia dan sekarang sedang punya program peremajaan sawit rakyat bisa mengolah kayu sawit seperti di Jepang.
Batang kelapa sawit adalah sumber ekonomi luar biasa untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang semakin mahal, pakan ternak dan energi. Kalau dimanfaatkan maka ekonomi sirkular tanpa limbah dikembangkan di perkebunan sawit. Tidak banyak negara punya potensi luar biasa seperti Indonesia ini. (T2)
