APKS Desak Pemerintah Tetapkan Aturan Cangkang Sawit Diperhitungkan Dalam Jual-Beli TBS Sawit Petani

oleh -12.304 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Cangkang Sawit.

InfoSAWIT, BENGKULU – Lantaran belum berdampak signifikan, Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) mendesak pemerintah guna menetapkan aturan bahwa cangkang sawit menjadi nilai tambah pada penjualan tandan buah segar (TBS) sawit yang dijual petani.

Kendati aturan tersebut sudah diberlakukan, hanya saja indeks K pada penambahan cangkang sawit dalam struktur penetapan harga TBS tidak berdampak signifikan. Sebab, harga TBS di sejumlah daerah di provinsi Bengkulu saat ini berada di bawah Rp2.000/Kg.

Selain itu patut disayangkan bahwa aktivitas ekspor komoditas cangkang sawit di daerah tidak berdampak pada harga pembelian TBS sawit milik petani. Menurut Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Provinsi Bengkulu Edy Masyhuri, pemerintah mestinya tidak bangga terhadap aktivitas ekspor cangkang mengingat ada hak petani sawit yang tidak terpenuhi dalam pembelian TBS sawit ini.

BACA JUGA: Laba Bersih Triputra Agro Persada Melorot 66 Persen di Kuartal-I 2023

“Berlarutnya harga murah pembelian TBS sawit milik petani membuat kami menyayangkan langkah Pemerintah. Ada hak petani yang tidak terpenuhi dalam indeks penetapan harga,” kata Masyhuri, seperti dilansir InfoSAWIT dari RRI, Senin (1/5/23).

Menurutnya petinggi yang bangga dengan ekspor cangkang sawit adalah perampokan yang dilegalkan. Sebab dalam Permentan Permentan 1/2018 disebutkan bahwa kelebihan cangkang sebagai bahan bakar pabrik adalah milik petani sawit.

“Namun nyatanya selama ini kelebihan cangkang sawit justru dikuasai pabrik sedangkan TBS-nya tetap dihargai rendah,” kata Edy Masyhuri.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode IV-April 2023 Turun Rp 66/Kg, Cek Harganya..

Lebih lanjut  Edy Masyhuri mengungkapkan, pada setiap penetapan harga jual TBS sawit indeks K di Bengkulu selalu rendah yakni hanya di angka 70. Sementara provinsi lain seperti Sumatera Utara dan Riau berkisar di angka 85-90.

“Itu artinya di Bengkulu terjadi inefisiensi dengan biaya produksi mahal atau ada pembohongan publik dalam entri data perhitungan harga TBS,” katanya. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com