Menteri Zulkifli Hasan juga memaparkan bahwa beberapa sektor ekspor nonmigas mengalami peningkatan signifikan, seperti sektor pertanian yang tumbuh 26,24 persen, dan industri pengolahan yang naik 2,82 persen.
Namun, beberapa komoditas tertentu mengalami penurunan ekspor, termasuk lemak dan minyak hewan/nabati serta besi dan baja.
Pada Juli 2024, ekspor nonmigas Indonesia ke beberapa pasar utama seperti RRT, AS, dan Jepang tetap dominan. Selain itu, ekspor ke negara-negara seperti Spanyol, Arab Saudi, dan Jerman juga mengalami peningkatan yang signifikan, didukung oleh permintaan pasar domestik yang kuat.
BACA JUGA: Ombudsman RI Gelar Diskusi untuk Tuntaskan Masalah Perkebunan Sawit di Pasaman Barat
Dengan demikian, meskipun menghadapi beberapa tantangan seperti penurunan ekspor pada beberapa komoditas, Indonesia tetap menghadirkan potensi besar dalam memperluas pasar ekspor nontradisional seperti Eropa Timur, Afrika Tengah, dan Karibia. (T2)
