Sawit Tanpa Pekerja Anak, GAPKI Dapat Special Award PAACLA 2025

oleh -2.516 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menerima penghargaan khusus dari PAACLA (Partnership for Action against Child Labour in Agriculture).

InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam momentum peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang jatuh pada 12 Juni, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menerima penghargaan khusus dari PAACLA (Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan inisiatif berkelanjutan GAPKI dalam mendorong praktik industri sawit tanpa pekerja anak.

PAACLA sendiri merupakan platform kolaboratif yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama sejumlah pemangku kepentingan, sebagai upaya terkoordinasi menghapus pekerja anak di sektor pertanian, terutama di wilayah pedesaan. Data terbaru dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menunjukkan masih terdapat sekitar 138 juta pekerja anak di seluruh dunia, dengan 61% di antaranya berada di kawasan pedesaan.

Penghargaan diserahkan dalam acara peringatan HDMPA yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (12/6/2025). Ketua GAPKI Bidang Pengembangan SDM yang juga merupakan Chairman Founder Worker Initiatives for Sustainable Palm Oil (WISPO), Sumarjono Saragih, hadir langsung menerima penghargaan tersebut.

BACA JUGA: Transformasi Digital Jadi Kunci Masa Depan Industri Sawit

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa industri sawit Indonesia bisa dan telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan ramah bagi anak,” ujar Sumarjono dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Minggu (15/6/2025). Ia menekankan bahwa “Sawit tanpa pekerja anak itu sudah menjadi regulasi normatif, tapi GAPKI mendorong lebih dari itu—yakni sawit yang ramah anak.”

Menurutnya, sejumlah perusahaan sawit anggota GAPKI telah menyediakan akses terhadap pendidikan, fasilitas kesehatan, layanan penitipan anak (day care), dan berbagai prasarana penunjang lainnya untuk mendukung tumbuh kembang anak di lingkungan perkebunan.

Lebih lanjut, GAPKI secara aktif mengampanyekan praktik sawit ramah anak melalui berbagai forum diskusi, seminar, dan publikasi. Sejak 2021, organisasi ini telah meluncurkan Buku Panduan Sawit Indonesia Ramah Anak (SIRA), dan pada 2024, memperluas jangkauan edukasinya melalui video edukatif yang disebarluaskan ke berbagai wilayah sentra sawit.

BACA JUGA: Sawit Jadi Proyek Percontohan Hilirisasi Teknologi, Pemerintah Siapkan Model Bisnis untuk Petani

“Dengan cara ini, kita ingin seluruh ekosistem industri sawit dan ekonomi pedesaan memahami pentingnya membangun aktivitas ekonomi yang menghormati, melindungi, dan memenuhi hak anak,” jelas Sumarjono.


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com