Dorong Produktivitas dan Perlindungan Petani Sawit, HIPMI Sultra dan SPKS Gandeng Jasindo

oleh -2.569 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kolaborasi HIPMI-SPKS-Jasindo: Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Sawit Sultra

InfoSAWIT, KENDARI — Dalam upaya memperkuat produktivitas sektor kelapa sawit rakyat dan pelaku UMKM, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menggandeng PT Asuransi Jasindo untuk memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri secara gratis bagi petani kelapa sawit di wilayah tersebut.

Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung petani kecil dan UMKM sawit agar lebih terlindungi dan berdaya. Asuransi yang diberikan mencakup risiko meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap, hingga biaya pengobatan. Perlindungan berlaku selama satu tahun dan ditujukan untuk petani-petani yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial memadai.

Ketua Umum BPD HIPMI Sultra, Triawan Rizbar Taha, menyampaikan bahwa sektor sawit di Sultra menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Ia menilai sawit merupakan komoditas jangka panjang yang menguntungkan.

BACA JUGA: Bukan Hanya Perkara Produksi, Melindungi Lingkungan pun Dilakukan Petani Sawit

“Tanaman kelapa sawit hanya memerlukan sekitar empat tahun untuk mulai berbuah dan bisa terus produktif hingga 30 tahun. Di Sultra sendiri masih banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya sawit,” ujarnya dikutip, Sabtu (26/7/2025).

 

11.000 KK Terlibat dalam Sawit di Sultra

Berdasarkan data sementara dari Simdata Sultraprov tahun 2024, terdapat sekitar 11.337 kepala keluarga yang terlibat dalam budidaya kelapa sawit di Sultra. Sebagian besar merupakan petani kecil dan pelaku UMKM yang belum mendapatkan pendampingan dan perlindungan secara maksimal.

Triawan menegaskan, penguatan industri sawit nasional tidak bisa dilepaskan dari pemberdayaan petani dan kelembagaan tani. Selain mendukung dari sisi hulu seperti pembibitan dan perawatan tanaman, HIPMI juga berkomitmen mendorong UMKM sawit untuk menghasilkan produk turunan yang inovatif dan bernilai tambah.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 25-31 Juli 2025 Tertinggi Rp. 3.442,09 per Kg

“HIPMI ingin hadir sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ini bukan sekadar soal bisnis, tapi juga misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Peluncuran program ini dihadiri oleh sejumlah pihak strategis, di antaranya Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sultra, Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya, serta perwakilan dari PT Bina Sawit Makmur, PT Bakrie Sumatra Plantation, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), dan Branch Manager PT Asuransi Jasindo Kendari.


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com