“China belum pernah secara resmi mengonfirmasi detail kesepakatan tersebut. Selain itu, belum jelas apakah target pembelian berlaku berdasarkan tahun kalender atau musim tanam,” ungkap Pay.
Di sisi lain, setiap konfirmasi peningkatan permintaan kedelai China terhadap produk AS diperkirakan dapat mengangkat harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT), yang saat ini sudah berada di level tertinggi dalam dua bulan terakhir.
“Kami tentu berharap ada tambahan pembelian dari China yang dapat mendekati volume ekspor normal dalam kondisi perdagangan biasa,” ujar Direktur Government Affairs American Soybean Association, Virginia Houston. (T2)
