InfoSAWIT, YOGYAKARTA – Perkembangan terkini mengenai peraturan di Uni Eropa (UE) yang dikhawatrikan berdampak negatif terhadap industri kelapa sawit termasuk dampaknya kepada kelompok petani. Pada Pertemuan Pejabat Tinggi (Senior Official Meeting/SOM) Dewan Negara- negara Produsen Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC), pada Kamis (15/12/2022) secara hybrid di Yogyakarta, juga merancang rencana aksi atas permasalahan tersebut atas pertimbangan kepentingan bersama.
CPOPC akan melibatkan negara-negara anggota UE dalam upaya mendapatkan pengakuan atas sertifikasi keberlanjutan nasional termasuk Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO).
Para pemimpin SOM memastikan pentingnya untuk memfokuskan Kembali peran CPOPC. Apalagi terdapat lima wilayah fokus dari CPOPC diantaranya, promosi dan advokasi, konsultasi dan kolaborasi, riset dan pengembangan dan pelatihan, kelompok petani, dan keberlanjutan. Untuk itu, CPOPC akan menjadi platform yang menggerakkan langkah maju untuk mengintegrasi, menfasilitasi, dan menjembatani para pemangku kepentingan global atas permasalahan yang menjadi perhatian bersama.
BACA JUGA: CPOPC Didorong Terus Menjaga Sektor sawit Ditingkat Global, Sekaligus Memperkuat Anggota
“CPOCP dapat menjadi pusat gerakan bagi kampanye global minyak sawit dan pelibatan yang melintas batas satu atau dua negara,” demikian catat CPOPC, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (16/12/2022),
CPOPC juga menetapkan satu tinggak capaian penting dalam memperkuat kerangka organisasi mengikuti selesainya proses ratifikasi Protokol untuk Mengubah Piagam CPOPC oleh negara anggota. Hal ini memungkinkan perubahan yang dilakukan untuk diterapkan. Sejumlah 46 klausul yang mencakup 15 ayat telah diubah. Inisiatif untuk mengubah Piagam Penetapan CPOPC mempertimbangkan perlunya dasar kuat untuk arahan ke depan bagi Dewan khususnya dalam menjadikan CPOPC lebih terlihat, relevan, dan efektif.
BACA JUGA: Sambut Hari Perempuan, CPOPC Merilis Kampanye Dijital #elaiswomen
Inisiatif CPOPC lainnya adalah penetapan Kerangka Global Prinsip-prinsip untuk Minyak Sawit Berkelanjutan dalam menyelaraskan prinsip dan kriteria dari skema keberlanjutan yang telah ada saat ini. (T2)
