Ermin berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi model yang dapat direplikasi di lokasi lain dengan potensi serupa, disesuaikan dengan peluang bisnis di daerah tersebut. Dengan pendekatan pertanian terpadu dan ekonomi sirkular, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani lebih dari 100%.
“Untuk mengetahui keberlanjutan kegiatan integrasi ini secara terukur, dilakukan analisis dengan menggunakan metode Multidimension Scale (MDS) dengan hasil indeks keberlanjutannya masuk dalam kategori baik (good sustainability). Analisis dampak lingkungannya dilakukan dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan emisi gas rumah kaca sedang dalam pelaksanaan,” tandas Ermin. (T2)
