Minyak Sawit Indonesia Produktivitasnya Memilukan

oleh -29.208 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi Lahan Perkebunan Kelapa Sawit.

Semakin besar produksinya, semakin besar pula laba usaha taninya, tetapi terlihat belum banyak yang ingin mendapatkan produktivitas tinggi. Biasanya terjebak dalam parameter biaya/ha bukan biaya/kg. Umumnya pertimbangan bisnis ini dikalahkan oleh pertimbangan finansial.

Peluang untuk mendongkrak produksi kelapa sawit sebenarnya sangat terbuka yakni.

  1. Melakukan replanting dengan menggunakan bibit unggul (sedang dilaksanakan di Perkebunan Rakyat dengan bantuan pendanaan dari BPDPKS, tetapi belum terdengar di Perkebunan Besar)
  2. Menanami seluruh land bank berijin yang belum diusahakan (belum dilaksanakan dan belum ada programnya). Kegiatan ini dimungkinkan dengan adanya Permen tentang  batasan waktu. Kebun bermasalah yang terletak dikawasan hutan telah ada UUCK  No11/2O2O tentang Cipta Kerja  dan PP  No 24/ 2021  Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dan Penerimaan Negara Bukan Pajak di Bidang Kehutanan.
  3. Mengalihkan seluruh perkebunan terlantar akibat berbagai hal dan tidak dapat melakukan kewajibannya ke bank agar dialihkan kepemilikannya ke PTPN yang telah terbukti dapat menghasilkan produktivitasnya tertinggi. Perlu keterlibatan Menteri BUMN dan Pihak Perbankan untuk merealisasikannya). Hal ini dimungkinkan dengan adanya permen Bersama dari Menteri BUMN, Pertanian.
  4. Menggunakan teknologi production force management yang berlandaskan Manajemen Akar dan Kanopi yang terbukti dapat meningkatkan produktivitas tanaman meningkat sebesar 30-80%. Hal ini juga diperlukan instruksi dari Kementerian Pertanian.

BACA JUGA: Tandan Kosong Kelapa Sawit Alternatif Pupuk Organik

Perkebunan kelapa sawit adalah industri biologis, jadi cara meningkatkan produktivitasnya harus secara bertahap. Prinsip butir 4 diatas adalahmerawat akar dan kanopi” sebaik-baiknya, jadi diperlukan “paradigma baru” dalam merawat tanaman kelapa sawit ini. Bagaimana absorpsi larutan hara dapat dilakukan semaksimal mungkin dan daun dapat menghasilkan fotosintat yang sebesar  besarnya. Yang menarik pada metode ini adalah biaya/ha relatif sama dengan perawatan biasa, tetapi Rp/kg TBS dan CPO menukik tajam, akhirnya laba bertambah besar.

Metoda ini memang tidak biasa tapi hasilnya luar biasa, Tanaman tua yang berumur diatas 20 tahun pun masih dapat ditingkatkan, selama masih dirawat sampai diatas 50 %. Memang sulit dipercaya, bahwa metoda ini memanfaatkan sifat2 istimewa dari tamaman kelapa sawit yang banyak tidak diketahui banyak orang.

Jadi peluang untuk meningkatkan produksi minyak sawit Nasional menjadi 80-90 juta ton bahkan menjadi 100 juta ton/tahun sangat terbuka yakni: pertama menambah tanaman pada areal yang kosong tapi telah memperoleh Ijin Usaha Perkebunan (land bank), memperbaiki Perkebunan yang terlantar dan bermasalah dengan bank, menambah luas Perkebunan petani rakyat dan kedua adalah melakukan intensifikasi dengan manajemen akar & kanopi yang telah terbukti dilapangan dapat menaikkan produktivitas secara drastis.

BACA JUGA: Program Peremajaan Sawit Rakyat di Kalimantan Barat Pada 2024 Ditarget 10 Ribu Ha

Dengan demikian Indonesia akan semakin kuat dan disegani oleh negara lain khususnya dibidang minyak sawit dan ketahanan negara.

Penulis: Memet Hakim / Senior Agronomis Perkebunan /Dosen LB Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Disclaimer: Artikel merupakan pendapat pribadi, dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis serta tidak ada kaitannya dengan InfoSAWIT.


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com