Moratorium Sawit Diperlukan untuk Tata Kelola Berkelanjutan di Era Biodiesel

oleh -5.453 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Koalisi Moratorium Sawit menggelar diskusi atas kertas kebijakan berjudul “Urgensi Perbaikan Tata Kelola Sawit melalui Kebijakan Penghentian Pemberian Izin dalam Perspektif Ekonomi dan Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH)”.

Di sisi lain, Andi Muttaqien, Direktur Satya Bumi, menyoroti lemahnya implementasi aturan untuk tata kelola sawit. Ia menyebut kebijakan pemutihan lahan sawit di kawasan hutan malah berisiko merugikan negara dari sisi pajak. Menurutnya, penegakan hukum yang ketat dan data transparan sangat penting untuk menjaga kepentingan lingkungan dan negara.

Regulasi anti-deforestasi Uni Eropa (EUDR) pun menjadi alasan mendesak lainnya untuk menerapkan moratorium. Andi menyatakan bahwa kebijakan ini akan memperbaiki catatan sawit Indonesia di pasar internasional dengan memastikan sawit bebas dari praktik ilegalitas dan melibatkan due diligence yang lebih baik.

Dengan semakin tingginya target iklim, Sadam Afian dari Madani Berkelanjutan juga mendukung moratorium sawit untuk menjaga lingkungan hidup yang lebih baik dan mencapai target iklim Indonesia. Menurutnya, kebijakan ini harus berjalan seiring dengan tata kelola berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Baleg DPR Dorong Regulasi Kelapa Sawit yang Adil untuk Semua Pihak

Senior Campaigner Kaoem Telapak, Olvy Tumbelaka, menekankan bahwa Indonesia perlu memberlakukan moratorium perizinan sawit yang lebih ketat. Moratorium ini, menurutnya, penting untuk melindungi keanekaragaman hayati, memenuhi standar internasional, dan memastikan kesejahteraan petani kecil serta masyarakat lokal.

Koalisi Moratorium Sawit berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat mengambil langkah konkret untuk mewujudkan tata kelola sawit yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com