PLN Operasikan Co-Firing BioCNG Sawit Pertama di Indonesia di PLTGU Belawan

oleh -3.287 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/PT PLN (Persero) mencatat sejarah baru dengan mengoperasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbahan baku limbah kelapa sawit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan.

InfoSAWIT, JAKARTA — PT PLN (Persero) mencatat sejarah baru dengan mengoperasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbahan baku limbah kelapa sawit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Sumatera Utara. Langkah ini menandai pemanfaatan perdana BioCNG sebagai energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyambut baik terobosan tersebut. “Saya sangat mengapresiasi co-firing BioCNG pertama di Indonesia ini sebagai upaya membangun energi baru terbarukan di sektor pembangkitan. Inovasi ini akan menambah bauran EBT khususnya di Sumatera Utara,” ujarnya dilansir InfoSAWIT dari Antara, Senin (18/8/2025).

Pengoperasian perdana BioCNG ini sekaligus menjadi kado peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, serta tonggak penting dalam diversifikasi energi bersih untuk mendukung target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

BACA JUGA: PalmCo Ajak Petani Sawit dari Berbagai Daerah, Dorong Produktivitas Nasional Lewat PSR

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN akan terus mengoptimalkan potensi energi lokal. “Melalui pemanfaatan energi terbarukan ini, kami tidak hanya menghadirkan listrik ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja baru, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

BioCNG yang digunakan di PLTGU Belawan berasal dari pengolahan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME). Sebagai produsen sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengubah limbah sawit menjadi sumber energi terbarukan yang berkelanjutan.

Manfaatnya tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil, tetapi juga mendorong peningkatan pendapatan petani, membuka peluang usaha pengolahan lokal, serta mengurangi pencemaran lingkungan di sekitar perkebunan.

BACA JUGA: Dari Ruang Kelas ke Kebun Sawit, Panduan Menjadi Planter Unggul

 

Produksi Bersih hingga 478 GWh per Tahun

Direktur Teknologi, Enjiniring, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menyebutkan potensi pemanfaatan BioCNG di Sumatera Utara mampu menghasilkan listrik bersih hingga 478 gigawatt hour (GWh) per tahun.

“Dengan integrasi BioCNG, PLN berhasil mengurangi emisi karbon hingga 80 ribu ton per tahun dan menghemat biaya bahan bakar setara Rp48 miliar per tahun,” ujarnya.

PLTGU Belawan sendiri memiliki kapasitas terpasang 1.184 MW, menyumbang 10,96 persen pasokan listrik di Sumatera dan 30,75 persen untuk wilayah Sumatera Bagian Utara. Sepanjang 2024, program co-firing biomassa PLN telah menghasilkan 854 ribu MWh, dan angka itu diproyeksikan meningkat seiring pemanfaatan BioCNG.

BACA JUGA: Diplomasi Senyap di Bawah Rindang Sawit

Melalui inisiatif ini, PLN menunjukkan kesiapan teknologi dan komitmen penuh untuk mempercepat transisi energi bersih, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mengembangkan energi terbarukan yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com