UTU Jadi Satu-satunya Kampus di Aceh yang Terlibat dalam Program Beasiswa SDM Sawit

oleh -2.577 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Rektor UTU, Prof.Ishak Hasan, didampingi Maulidil Fajri, dari Program Studi Agroteknologi.

InfoSAWIT, JAKARTA – Universitas Teuku Umar (UTU) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam Program Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Mövenpick Hotel, Jakarta, pada Selasa (20/8), bersama 41 perguruan tinggi akademik dan vokasi dari seluruh Indonesia.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM sawit. “Kami berharap program ini mampu mencetak generasi unggul dan profesional untuk memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di masa depan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri agar program berjalan berkelanjutan serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

 

UTU, Satu-satunya PTA di Aceh

Keterlibatan UTU dalam program ini memiliki makna khusus. UTU menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Akademik (PTA) di Provinsi Aceh yang dipercaya menyelenggarakan pendidikan SDM sawit melalui jalur beasiswa.

BACA JUGA: BPDP Dukung Produksi CPO Tembus 60 Juta Ton pada 2030

Rektor UTU, Prof. Ishak Hasan, hadir langsung dalam penandatanganan didampingi dosen Program Studi Agroteknologi, Maulidil Fajri. Menurutnya, kerja sama ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa UTU, khususnya di bidang agroteknologi. “Program ini membuka kesempatan mahasiswa untuk memperluas wawasan dan keterampilan di bidang perkebunan berkelanjutan,” kata Prof. Ishak, dikutip InfoSAWIT dari UTU pada Kamis (21/8/2025).

Ia menegaskan, keberhasilan program beasiswa bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga tanggung jawab kolektif seluruh civitas akademika UTU. Ketua Jurusan Agroteknologi akan memimpin kelas SDM Sawit, dengan fokus pada pengelolaan akademik, kurikulum, hingga pendampingan mahasiswa penerima beasiswa.

Lebih dari sekadar pembiayaan kuliah, program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas akademik, penelitian, hingga pengabdian masyarakat yang relevan dengan industri sawit. Di UTU, kelas khusus SDM Sawit akan dikelola di bawah koordinasi Dr. Abdul Latif, MP., guna memastikan implementasi program berjalan efektif dan memberi manfaat maksimal bagi mahasiswa.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalteng Periode I-Agustus 2025 Naik Rp. 3.435,56 per kg

Prof. Ishak menegaskan, UTU berkomitmen mendukung penuh agar program ini sukses. “Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan berkualitas, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan industri kelapa sawit,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari agenda nasional BPDPKS dalam mendorong komoditas perkebunan yang BAIK (Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan), dengan target melahirkan SDM unggul untuk memperkuat daya saing sawit Indonesia di masa mendatang. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com