Minyak Sawit Kembali Melemah, Menyusul Tertekannya Harga Minyak Kedelai

oleh -865 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Bursa Malaysia. Foto: Istimewa

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Hargaminyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia pada Kamis (12/5/2022) melemah setelah sempat menguat dari sesi sebelumnya, ini terjadi didorong minyak kedelai di Bursa Chicago dan minyak mentah di Bursa Berjangka juga turun, kendati kegiatan ekspor di awal Mei tercatat menguat, Sehingga menahan kerugian.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Juli 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 57 per ton, atau turun sekitar 0,88%, menjadi RM 6.419 (US$ 1.464,19) per ton pada awal perdagangan.

Dikutip InfoSAWIT dari Reuters, ekspor produk minyak sawit Malaysia periode 1-10 Mei tercatat meningkat 45,2% dari minggu yang sama di bulan April, merujuk lapooran surveyor kargo Societe Generale de Surveillance pada Rabu (11/5/2022).

BACA JUGA: Harga Minyak Sawit Ikuti Harga Minyak Kedelai yang Melandai 

Kontrak soyoil teraktif Dalian, DBYcv1 naik 1%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 naik 0,7%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,9%.

Tercatat harga minyak mentah mulai menurun, setelah sempat naik lebih dari 5% di sesi sebelumnya menyusul sanksi baru Rusia terhadap beberapa perusahaan gas di Uni Eropa. Harga minyak mentah di pasar bursa membuat kelapa sawit menjadi pilihan yang kurang menarik untuk bahan baku biodiesel.

Sementara diungkapkan analis minyak nabati  yang juga Direktur Godrej International Ltd, Dorab Mistry, memperkirakan China tidak lagi menjadi konsumen pasar komoditas terbesar di dunia, lantaran negera tersebut sedang menghadapi perlambatan ekonomi, dan berupaya mengejar kebijakan nol-COVID.

Analis Teknis Reuters, Wang Tao memprediksi, harga minyak sawit mungkin menembus resistance di anga RM 6.602 per ton, serta berpotensi naik ke RM 6.758 per ton. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com