Penghapusan Pungutan Ekspor CPO, Perlu Dibarengi Komitmen Bersama

oleh -1.447 Kali Dibaca
infosawit
Petani sawit

InfoSAWIT, PALEMBANG – Beluma lama ini Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.05/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan.

Dimana dalam revisi PMK tersebut, tarif pungutan ekspor yang dikumpulkan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS),  untuk semua produk minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya menjadi nol.

Penghapusan sementara Pungutan Ekspor disambut baik pelaku sawit di Sumatera Selatan, utamanya petani sawit yang berjumlah 224.549 Kepala Keluargan.  Harapannya kebijakan akan dapat segera berdampak mendongkrak harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di tingkat petani plasma maupun petani swadaya

Dikatakan Analisis PSP Madya Dinas Perkebunan Sumatra Selatan, Rudi Arpian, momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan pabrik kelapa sawit untuk segera mengosongkan tangki-tangki minyak sawit mentah (CPO) nya. “Penyerapan TBS sawit petani oleh pabrik kelapa sawit tergantung pada lancarnya ekspor,” katanya dalam Whatsapp yang diterima InfoSAWIT, Senin (18/7/2022).

Lebih lanjut kata Rudi, bila stok masih tinggi, tangki-tangki pabrik kelapa sawit yang masih penuh ini akan menghambat kenaikan harga TBS sawit. Apalagi saat ini volume ekspor CPO dan turunannya pada tahun 2021 sebanyak 2,5 sampai 3 juta ton/bulan, atau totalnya sebanyak 34 juta ton/tahun dari total produksi 49.71 juta ton.

“Saat ini stock nasional di bulan Juni berkisar 6,3  juta ton  CPO (crude  palm oil),” kata Rudi.

Belum lagi puncak produksi  sawit pada bulan  Juli-Desember 2022, yang diperkirakan akan menghasilkan sekitar 4,49 juta ton yang terdiri atas CPO dan CPKO per bulan. Sebab itu supaya pembelian TBS sawit petani berjalan lancar dibutuhkan komitmen bersama, paling tidak ada waktu sekitar 1,5 bulan sebagai window of opportunity untuk melakukan ekspor.

“Apalagi  SOP nya sudah ada, aturannya sudah jelas Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda eksport paling tidak stock  CPO  nasional di angka 3-4 juta ton per bulan. Aagar tidak terjadi penumpukan Stock CPO sehingga menghambat kenaikan harga TBS petani,” tandas Rudi. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com