InfoSAWIT, SINGAPURA – Harga kontrak minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Berjangka Malaysia kembali pulih pada Senin (21/8/2023), menyusul meningkatnya harga minyak nabati lainnnya, serta data ekspor yang menunjukkan penguatan mendorong sentimen positif.
Dilansir Reuters, harga kontrak minyak sawit berkode FCPOc3 untuk pengiriman November 2023 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 74 atau terdapat peningkatan sekitar 1,91%, menjadi RM 3.946 (US$ 848,97) per metrik ton pada awal perdagangan, memangkas kerugian dari sesi sebelumnya.
Merujuk data surveyor kargo Intertek Testing Services, ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-20 Agustus naik 9,8% menjadi 827.975 metrik ton dari periode yang sama bulan sebelumnya, pada Minggu.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Agustus 2023 Turun Rp 15,45/Kg, Cek Harganya..
Masih dilansir Reuters, harga kontrak minyak kedelai di Bursa Dalian berkode DBYcv1 dan kontrak minyak sawit DCPcv1 masing-masing naik 0,9%, sementara harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 terdongkrak 1,3%.
Minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya lantaran mereka bersaing untuk mendapat bagian di pasar minyak nabati global. (T2)
