Bursa CPO Indonesia, Upaya Perbaiki Tata Kelola Perdagangan CPO di Indonesia

oleh -3.260 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Humas Kemendag/Launching Bursa CPO Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meluncurkan perdagangan pasar fisik minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Berjangka Indonesia pada Jumat, (13/10) lalu di Jakarta.  Peluncuran  Bursa  CPO  ini  merupakan  terobosan  yang  dilakukan  Kementerian  Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam memperbaiki tata kelola perdagangan CPO di Bursa Berjangka. Selain itu, Bursa CPO Indonesia diharapkan dapat mendorong pembentukan harga acuan CPO.

Acara ini dihadiri kementerian dan lembaga terkait seperti Sekretariat Negara, Kementerian Koordinator Bidang   Perekonomian,   Kementerian   Pertanian,   Kementerian   Keuangan,   Kementerian   ESDM,   dan Kejaksaan Agung RI; pemangku kepentingan dan asosiasi sektor kelapa sawit; Badan Pengelola Dana Perkebunan  Kelapa  Sawit  (BPDPKS);  dan  akademisi.  Mendag  Zulkifli  Hasan  didampingi   Sekretaris Jenderal     Suhanto,  Kepala  Bappebti  Didid   Noordiatmoko,  Inspektur  Jenderal  Frida  Adiati,  Direktur Jenderal   Perlindungan   Konsumen   dan   Tertib   Niaga   Moga   Simatupang,   Kepala   Badan   Kebijakan Perdagangan Kasan, Staf Ahli Bidang Manajemen dan Tata Kelola Veri Anggrijono, Staf Khusus Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara Hasibuan, serta jajaran Eselon II di lingkungan Bappebti.

“Peluncuran Bursa CPO Indonesia ini merupakan terobosan perbaikan tata kelola perdagangan CPO di bursa berjangka yang dilakukan dalam upaya memperkuat kinerja perdagangan CPO sebagai salah satu komoditas   unggulan   Indonesia.   Selain   itu,   peluncuran   Bursa   CPO   merupakan   bentuk   komitmen Kementerian Perdagangan mendorong  terbentuknya harga acuan CPO yang transparan,  akuntabel, dan tepat  waktu, baik untuk perusahaan besar, menengah, maupun kecil/petani kelapa sawit,” tegas Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

BACA JUGA: Bursa CPO, Harapan Baru Bagi Petani Sawit Dalam Ketidakpastian Harga

Mendag Zulkifli Hasan juga menjelaskan, Indonesia berkontribusi lebih dari 50 persen kebutuhan CPO dunia, namun belum memiliki harga acuan sendiri. Harga patokan ekspor CPO saat ini bersumber dari Rotterdam dan Malaysia.

“Melalui transaksi CPO di Bursa Berjangka di Indonesia, diharapkan terbentuk harga CPO yang dapat dijadikan  acuan  pelaku  pasar  CPO  ke  depan.  Indonesia  belum  memiliki  harga  acuan  CPO,  padahal Indonesia merupakan negara produsen CPO terbesar di dunia. Kami banyak mendapatkan keluhan dari pelaku usaha jika harga acuan masih bersumber dari negara lain tidak tepat. Hal ini juga berdampak di hilir, misalnya untuk pembayaran pajak yang lebih tinggi. Untuk itu, Pemerintah memfasilitasi melalui terbentuknya Bursa CPO Indonesia ini agar ke depan bisa menjadi market influencer bagi dunia,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Lebih lanjut tutur Mendag Zulkifli Hasan menekankan, CPO merupakan komoditas strategis Indonesia. Pada 2022, produksi CPO Indonesia mencapai 46,73 juta ton dengan nilai ekspor mencapai USD 29,62 miliar. Pada Mei 2023, produksi CPO Indonesia tercatat 20,86 juta ton atau lebih tinggi 15,74 juta ton dibanding Malaysia.

BACA JUGA:Bursa CPO Indonesia Dipastikan Bersifat Sukarela 

Selain itu, perdagangan CPO di bursa diharapkan menjadi sarana bagi industri atau pabrik kelapa sawit atau kebun kelapa sawit untuk melakukan transaksi komoditasnya dengan harga kompetitif. “Peluncuran Bursa CPO Indonesia juga merupakan komitmen Kemendag dalam menciptakan ekosistem perdagangan CPO,” tandas Mendag Zulkifli Hasan. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com