InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) merilis proyeksi produksi minyak sawit Malaysia untuk tahun 2024, pada Kamis (11/1/2024), Menurut Direktur Jenderal MPOB, Ahmad Parveez Ghulam Kadir, produksi minyak sawit Malaysia diperkirakan mencapai 18,75 juta ton, mengindikasikan pemulihan signifikan dalam kondisi ketenagakerjaan di sektor tersebut.
Ahmad Parveez Ghulam Kadir menjelaskan bahwa stok minyak sawit di produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia ini diperkirakan akan mencapai sekitar 1,95 juta metrik ton pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan penurunan dari 2,29 juta ton pada tahun 2023 lalu.
Lantas pada sektor ekspor, diperkirakan bahwa Malaysia akan mengirimkan sekitar 15,6 juta ton minyak sawit ke pasar internasional pada tahun 2024, naik dari 15,1 juta ton pada tahun sebelumnya. Dikutip InfoSAWIT dari Reuters, untuk harga minyak sawit mentah diperkirakan akan berkisar antara RM 3.900 hingga RM 4.200 per ton.
Menilai kinerja sektor minyak sawit Malaysia pada tahun 2023 yang beragam, Ahmad Parveez Ghulam Kadir menyampaikan optimisme terhadap prospek tahun 2024. Ia menekankan bahwa tahun mendatang diperkirakan akan menunjukkan kinerja yang lebih baik, dengan sebagian besar indikator utama menunjukkan peningkatan.
Sebagai salah satu produsen utama minyak sawit di dunia, perkembangan positif ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Malaysia tetapi juga memperkuat posisinya di pasar global minyak sawit. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa proyeksi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca, kebijakan industri, dan perubahan pasar global. (T2)
