Pada front pengadaan barang dan jasa publik, LTKL saat ini sedang membantu dua kabupaten anggota, Musi Banyu Asin dan Sanggau, dalam piloting dengan LKPP dan Kemendagri untuk mengadopsi skema pengadaan barang dan jasa berkelanjutan yang berfokus pada produk UMKM berbasis alam.
Keseluruhan, sebagai bagian dari Koalisi Ekonomi Membumi (KEM), LTKL telah berhasil menciptakan cerita sukses di sembilan kabupaten intervensi. Partnership & Communications Manager di KEM, Bryan Citrasena menyatakan, harapannya agar praktik-praktik baik ini dapat diperluas ke daerah lain yang berada di bawah naungan KEM.
Dengan target membuka pendanaan sebesar US$ 200 juta bagi 100 usaha lestari yang terkoneksi dengan 100 kabupaten, KEM dan LTKL terus bekerja keras untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif. (T2)
