HRWG RSPO Perkuat Komitmen HAM dalam Industri Sawit

oleh -3.056 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi perkebunan kelapa sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – HRWG RSPO menetapkan prioritas baru di 2025, mulai dari uji tuntas HAM hingga perlindungan hak pekerja, tanah adat, dan pemberdayaan perempuan dalam rantai pasok sawit berkelanjutan.

Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia (Human Rights Working Group/HRWG) yang dibentuk Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sejak 2014 terus memainkan peran penting dalam memastikan praktik industri sawit selaras dengan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Keberadaan HRWG dirancang untuk memberikan saran strategis dan teknis agar penerapan Prinsip dan Kriteria (P&C) RSPO berjalan efektif, khususnya pada aspek yang menyangkut HAM. Melalui mandat tersebut, HRWG berfungsi mengawasi penerapan seluruh kriteria HAM di lingkungan RSPO, mulai dari penyusunan pedoman, pengembangan alat bantu, hingga mekanisme penyelesaian masalah.

BACA JUGA: RSPO Dorong Pasar Pahami Dampak Nyata Dukungan terhadap Petani Sawit Kecil

RSPO sendiri bersama para anggotanya mengakui tanggung jawab kolektif untuk menghormati HAM, melengkapi peran negara dalam melindungi hak warga, sekaligus memastikan adanya akses pemulihan bagi korban pelanggaran. Dengan begitu, standar keberlanjutan yang dijalankan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang perlindungan martabat manusia.

Dilansir dari RSPO, memasuki tahun 2025, HRWG telah menetapkan sejumlah prioritas kerja. Pertama, memastikan kerangka kerja Uji Tuntas Hak Asasi Manusia dapat dijalankan oleh seluruh anggota RSPO. Kedua, menjamin pekerja perkebunan, pabrik, maupun petani memiliki akses terhadap hak-hak dasar mereka, termasuk kondisi kerja yang aman dan layak.

Selain itu, penghormatan terhadap hak tanah adat serta hak hukum masyarakat lokal menjadi fokus utama. HRWG menegaskan bahwa perselisihan lahan harus diselesaikan secara adil dengan mengedepankan pengakuan atas hak masyarakat. Prinsip Pemberdayaan Perempuan (Women’s Empowerment Principles/WEP) juga dipromosikan untuk memperkuat peran perempuan dalam rantai pasok sawit berkelanjutan.

BACA JUGA: Palm Oil Tour RSPO 2025: RSPO Tekankan Pentingnya Dukungan Pembeli bagi Petani Sawit Berkelanjutan

Tidak hanya itu, HRWG juga mendorong pengembangan berbagai dokumen pendukung agar standar HAM dalam RSPO lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para anggota maupun pemangku kepentingan.

Dengan langkah tersebut, RSPO berharap komitmen terhadap HAM bukan hanya menjadi norma di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi dalam praktik industri sawit global. (T2)

Lebih lengkap baca majalah InfoSAWIT Edisi September 2025


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com