Konsorsium Merek Konsumen Tangguhkan Minyak Sawit Astra Agro Lestari

oleh -4.743 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, JAKARTA – Kerangka kerja internasional, seperti Pedoman OECD untuk Perusahaan Multinasional, mengamanatkan bahwa perusahaan konsumen ini (termasuk Procter & Gamble, Hershey’s, Kellogg’s, Unilever, Nestlé dan PepsiCo) memiliki tanggung jawab untuk menangani pelanggaran yang dilakukan oleh PT Astra Agro Lestari (AAL) secara terus-menerus terhadap hukum hak asasi manusia Indonesia dan internasional.

Sebelumnya terdapat surat bersama dari 50 lebih CSO yang ditujukan pada “Forest Positive Coalition” dari Consumer Goods Forum (CGF) – konsorsium merek konsumen ternama dunia menjelang pertemuannya selama New York City Climate Week, di mana perusahaan akan membahas komitmen mereka untuk mengakhiri komoditas yang mendorong deforestasi dan pelanggaran hak asasi manusia.

Surat tersebut tidak hanya meminta perusahaan-perusahaan ini untuk menangguhkan pembelian dari AAL, tetapi juga untuk memastikan bahwa konflik yang sedang berlangsung dengan masyarakat diselesaikan dan ganti rugi diberikan sesuai dengan Prinsip-Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia.

BACA JUGA: Astra Agro dan Pertamina Sepakat Kerja Sama Proyek Penurunan Emisi

“Perusahaan konsumen yang bersumber dari AAL harus menangguhkan pembelian minyak sawit dan menggunakan pengaruh mereka untuk mengatasi komplain dan menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung dengan masyarakat,” kata Kepala Divisi Kampanye Eksekutif Nasional WALHI, Hadi Jatmiko, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (28/9/2022).

CGF sebelumnya berkomitmen untuk mengakhiri deforestasi dalam rantai pasokannya pada tahun 2020 — tenggat waktu yang gagal mereka penuhi. Dengan terus mendorong pelanggaran lingkungan dan hak asasi manusia melalui model bisnis mereka, perusahaan CGF memperburuk krisis iklim, sambil meragukan ketulusan komitmen iklim dan hak asasi manusia mereka.

BACA JUGA: Potensi Pertumbuhan Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia

Dalam sebuah  laporan  yang dirilis pada bulan Maret oleh Friends of the Earth US dan WALHI, organisasi advokasi lingkungan terbesar di Indonesia, menyoroti AAL dan anak perusahaannya dalam perusakan lingkungan, pelanggaran hak asasi manusia, perampasan tanah dan kekerasan terhadap masyarakat lokal di beberapa bagian Indonesia. Terlepas dari dokumentasi ekstensif dari pelanggaran ini, setidaknya 17 merek global, banyak yang menjadi anggota “Forest Positive Coalition” CGF, telah gagal untuk menangguhkan sumber minyak sawit dari Astra Agro Lestari. (T1)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com