Berikut Beragam Produk Hilirisasi Minyak Sawit yang Biasa di Konsumsi

oleh -5.260 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Sinar Mas Agribusiness and Food, salah satu perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terbesar di Indonesia, melalui R&D Centre and Refinery di Marunda, pada Kamis (2/3/2023), memberikan penjelasan bagaimana minyak kelapa sawit diteliti, dikembangkan, serta diolah sehingga menjadi produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Proses pengolahan CPO berlangsung di kilang minyak (refinery). Di sana, CPO melalui beberapa tahap pemrosesan mulai dari analisis kualitas CPO, pemisahan getah dan pengotor dari minyak (degumming), penambahan bahan pemucat untuk menyerap pigmen warna dalam minyak (bleaching), serta proses filtrasi (filtration) untuk menghilangkan sisa kandungan bahan pemucat tersebut.

Setelah memperoleh warna minyak sawit yang dikehendaki, proses selanjutnya adalah deodorisasi (deodorisation) untuk menghilangkan bau dan asam lemak bebas. Dari proses inilah dihasilkan Palm Fatty Acid Destilate (PFAD) yang dapat digunakan untuk produksi biodiesel, bahan bakar nabati ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel.

BACA JUGA: Erick Tohir, Meneg BUMN: Dorong Konsolidasi Perkebunan Nusantara seluas 600 Ribu Hektar.

Proses deodorisasi tak hanya menghasilkan PFAD, tetapi juga menghasilkan Refined Bleached Deodorised Palm Oil (RBDPO). Bentuk cair RBDPO disebut olein yang biasa digunakan sebagai minyak goreng, sementara fraksi padatnya disebut stearin yang dipasarkan dalam bentuk margarin dan shortening. Pemisahan zat tersebut dikenal dengan istilah fraksionasi (fractionation).

Diungkapkan General Manager Refineri Marunda, Agus Wijaya, saat ini plant refineri di Marunda memliki beberapa jalur produksi yang tidak hanya mengolah CPO menjadi minyak goreng sawit saja, sebab refineri Marunda ini bisa pula mengolah CPO menjadi biodiesel dan fraksi padat turunan CPO yakni margarine dan shortening.

Kata Agus, refineri yang dimiliki Sinar Mas Agribusiness and Food total terdapat 6 refineri yang tersebar di Belawan, Lubuk Gaung, Lampung, Tarjun, Jakarta dan Surabaya dimana masing-masing kapasitas nya mencapai 15 ribu ton CPO per hari atau total sekitar 5,5 juta ton CPO setahun.

BACA JUGA: Referensi Harga CPO Menguat, BK dan PE CPO Ditetapkan US$ 169/Ton, Periode 1-15 Maret 2023

“Artinya kami membutuhkan CPO tambahan sekitar 3 juta ton, lantaran CPO yang diproduksi Sinar Mas hanya mencapai 2,5 juta ton CPO setahun,” katanya kepada InfoSAWIT, disela-sela Media Gathering Sinar Mas Agribusiness and Food bersama Forwatan ke Plant Refineri Marunda, Kamis (2/3/2023).

Sementara, Head of Corporate Communications Sinar Mas Agribusiness and Food, Wulan Suling, mengatakan bahwa minyak kelapa sawit erat kaitannya dengan produk konsumen yang biasa dipakai dalam keseharian. Semakin luas penggunaan produk minyak kelapa sawit, maka semakin besar pula tanggung jawab yang perlu dipenuhi oleh pihak produsen.

“Kita perlu memastikan bahwa produk minyak kelapa sawit yang digunakan oleh konsumen berasal dari praktik perkebunan dan pengolahan yang baik, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Di Sinar Mas Agribusiness and Food, kami berupaya memenuhi hal tersebut melalui penerapan Kebijakan Sosial Dan Lingkungan perusahaan dalam seluruh lini bisnis,” tandas Wulan. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com