InfoSAWIT, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Bursa Saham Kamis 22 Juni 2023 Turun 0,75 persen atau sebesar 50,36 poin. IHSG ditutup sore hari pada level 6.652,26.
Melemahnya IHSG level pada penutupan perdagangan saham kemarin Rabu sore (21/6/2023) berada pada level 6.702,62.
Lalu pada Kamis pagi (22/6/2023) IHSG melemah sebesar 2,69 poin, dibuka pada level 6.699,93. Melemahnya IHSG level yang kembali terjadi pada hari Kamis ini, menjadi bagian dari resahnya para investor saham akibat adanya rencana kenaikan suku bunga acuan dari Bank Indonesia.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 23-29 Juni 2023 Naik Rp 159,15/kg, Cek Harganya..
Kendati terjawab pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Kamis 22 Juni 2023 yang menyatakan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reserve Repo Rate (B17DRR) pada posisi 5,75 persen.
Sepanjang perdagangan Bursa saham, Kamis (22/6/2023), IHSG berada pada level 6.652,26 hingga 6.717,98 hingga ditutup sore hari pada level 6.652,26.
Sepanjang perdagangan Bursa saham terjadi frekuensi perdagangan saham sebanyak 1,2 juta kali, dengan jumlah saham sebanyak 20,91 saham berpindah tangan.
Tercatat nilai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp. 8,66 Triliun.
Transaksi saham BEI juga mencatat sebanyak 298 saham mengalami turunya harga jual dan sebanyak 235 saham tidak mengalami perubahan harga jual alias stagnan. Menurunnya IHSG level ditopang dari masih menghijaunya sebagian saham. Tercatat juga sebanyak 214 saham masih mengalami kenaikan harga jual sahamnya.
Saham 11 (sebelas) saham emiten sawit, tercatat di BEI juga masih menikmati kenaikan harga jual saham. Berdasarkan pantauan redaksi InfoSAWIT, kenaikan harga jual saham sawit mencapai 7,44 persen.
BACA Impor Minyak Sawit India Pada Mei 2023 Melorot hampir 15 Persen
Penasaran dengan kenaikan harga jual saham sawit? Ikuti terus informasi terbaru dan terkini mengenai emiten sawit hanya di InfoSAWIT. Jejaring berita Mitra Media Networks. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bagi pembaca. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab redaksi.
