Sementara di Malaysia, produksi diperkirakan akan naik karena banyaknya tenaga kerja dan banyak perkebunan dengan usia matang yang siap dipanen mengimbangi dampak El Nino.
Merujuk laporan Surveyor kargo Intertek Testing Services mencatat ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-25 September naik 17,5% dibandingkan periode yang sama di bulan Agustus. Sementara Perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia mencatat ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-25 September naik 15,2% selama 1-25 Agustus. (T2)
