Dalam beberapa pertemuan dengan Greenpeace, Derom Bangun telah menyampaikan pendapatnya tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan kebutuhan ekonomi. Misalnya, dalam debat terbuka di Oxford, Inggris, Derom Bangun berhasil memenangkan debat bersama Ketua Serikat Petani Inggris, Dr. Jonatan Scurlock, melawan Greenpeace dan Bioguel Watch dalam debat “The Food versus Fuel Debate”.
Namun, upaya-upaya Derom Bangun untuk membela kepentingan industri kelapa sawit Indonesia tidak selalu mendapat dukungan penuh. Ada ketegangan antara pandangan Greenpeace yang menekankan perlunya moratorium terhadap penebangan hutan dan pandangan Derom Bangun yang lebih menekankan pada upaya pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Meskipun demikian, perjuangan Derom Bangun dalam memperjuangkan kepentingan sawit Indonesia mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh seperti Soedjai Kartasasmita dan Prof. Dr. Bungaran Saragih, mantan Menteri Pertanian Republik Indonesia.
BACA JUGA: Realitas Upah Buruh Sawit Rp 200 per Kg TBS di Kabupaten Aceh Utara
Melalui upaya-upaya seperti ini, Derom Bangun terus berjuang untuk menjaga industri kelapa sawit Indonesia tetap berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan, sambil tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Sumber: Buku Derom Bangun: Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia, 2010
Penulis: Maruli Pardamean/ Praktisi dan Penulis buku kelapa sawit
