Sang Duta Besar Sawit, Sosok yang Gigih (Tulisan 2)

oleh -10.498 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Derom Bangun.

Gigih Membela Kepentingan Sawit

Setelah bekerja selama dua puluh dua tahun, Derom mengundurkan diri dari perusahaan. Derom mengaktualisasi dirinya dengan  mengikuti organisasi profesi dan kelapa sawit.

Di organisasi kelapa sawit, Derom berperan besar menjadikan kelapa sawit sebagai komoditi andalan Indonesia dan juga dunia.

Kecintaannya dan melihat manfaat sawit yang begitu besar, Derom  mempunyai impiannya untuk memakmurkan banyak orang melalui sawit. Dia dengan gigih membela kepentingan sawit. Berikut beberapa contoh mengenai kegigihan Derom dalam membela kepentingan sawit.

BACA JUGA: Supaya Peroleh Manfaat Tinggi, Apkasindo Dorong Penguatan Kelembagaan Petani Sawit di Lampung

Di penghujung 1999, muncul persoalan besar yang sangat menggangu kelancaran ekspor minyak sawit ke Eropah. Minyak sawit Indonesia  tercemar solar saat di ekspor dari Pelabuhan Belawan.  Adanya pencemaran ini terungkap, pada saat dilakukan pemeriksaan di Pelabuhan Rotterdam.   Sudah ada berita,  minyak sawit Indonesia di Belanda akan di black list. Masing-masing perusahaan pengekspor telah mendapat  surat klaim dari pihak importir di Belanda dan para pengimpor ini meminta ganti rugi  atas pencematan itu.  Aktivitas pengapalan minyak sawit ke Eropah dari Pelabuhan Belawan prakatis terhenti sejak ditemukan pencemaran solar dalam minyak sawit.  Terhentinya ekspor minyak sawit ke Eropah jelas merugikan negara.

Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian dan Perdagangan saat ini (Jusuf Kalla kemudian menjadi Wakil Presiden RI)  meminta Derom bersama dengan pejabat terkait dan  pengusaha lain pergi ke Den  Haag dan Rotterdarm untuk mencari solusi atas permasalahan pelik ini dan baru pertama kalinya terjadi dalam sejarah ekspor CPO di Indonesia. Derom, Ketua Gapki ditunjuk sebagai pemimpin rombongan dan sekaligus juru bicara.    Perundingan dengan pihak Eropah (Fediol) berjalan dengan alot. Pada mulanya, pihak Eropah bersikeras agar minyak sawit itu dikembalikan semuanya. . Hal ini, jika dilakukan akan menjatuhkan citra Indonesia di kancah Internasional dan produsen minyak sawit mengalami kerugian materi yang besar.  Kegigihan dan solusi yang disampaikan Derom  membuat  minyak sawit Indonesia tidak dikembalikan semuanya.

Pada saat menjabat ketua AVOC, Derom dengan gigih mengusulkan suatu perubahan “International Code of Practice” minyak inti sawit dalam sidang PBB yang bernama Codex Alimentarius Commission di  London dan Roma yang jika dilaksanakan sangat merugikan negara-negara beriklim hangat termasuk  Indonesia.   Derom yang mewakili Gapki berhasil mengubah ketentuan ini, minyak inti sawit tidak perlu dipanaskan sebelum dikapalkan karena suhunya dinilai sama dengan suhu kamar.

BACA JUGA: Bank of East Asia Berikan Pinjaman Hijau kepada Wilmar International Senilai US$ 100 Juta

Selain itu, pada saat menjabat sebagai ketua Gapki, Derom  salah satu anggota delegasi Indonesia yang berhasil memperjuangkan penurunan ketentuan kandungan beta karoten dalam minyak sawit yang akan yang di ekspor kepada Pemerintah India.   Perubahan ketentuan ini berdampak positif pada peningkatan kinerja ekpor minyak sawit Indonesia ke pasar India.

Derom selalu berada di garis depan meng-counter isu negatif sawit melalui diplomasi, advokasi dan publikasi ilmiah sehingga kampanye atau pernyataan negatif yang menyudutkan sawit secara berangsur-angsur mereda.

Kegigihan Derom membela kepentingan sawit, mendapat apresiasi dari berbagai tokoh. Prof. Dr. Bungaran Saragih, Menteri Pertanian Republik Indonesia periode 2001-2004 menyebutkan, ”………… Tidak banyak orang Indonesia seperti Derom Bangun yang begitu gigih dan konsisten memperjuangkan kepentingan sawit di dalam dan di luar negeri………”

BACA JUGA: Produksi CPO Indonesia Naik 5,91 Persen Pada Januari 2024, Konsumsi Justru Menurun

Hal senada diutarakan Suswono, Menteri Pertanian Republik Indonesia 2000-2014. Suswono menyebutkan antara lain, “………Sepak terjang Derom Bangun yang gigih, ulet dan cerdas patut jadi teladan bagi insan pertanian secara khusus dan bagi kita semua…….”

Kegigihan adalah karakter yang patut  dicontoh dari sosok  Sang Duta Besar Sawit.  Untuk bisa sukses dalam  bidang apa pun dibutuhkan kegigihan.

(Sumber: Derom Bangun: Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia, 2010 dan Derom Bangun: Pemikiran, Karya dan Pencapaian, 2023).

Penulis: Maruli Pardamean/ Praktisi dan penulis buku kelapa sawit


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com