InfoSAWIT, KUALA LUMPUR — Peran petani kelapa sawit sebagai aktor utama dalam rantai pasok minyak sawit berkelanjutan kembali menjadi perhatian pada gelaran RSPO Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT2025) di Kuala Lumpur. Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi) menegaskan bahwa kemajuan petani sawit di Indonesia tidak terlepas dari kerja sama erat dengan berbagai pemangku kepentingan industri.
Menurut Rukkaiyah Rafiq, atau yang akrab disapa Uki, keberhasilan petani sawit dalam menerapkan praktik berkelanjutan merupakan hasil dari komitmen bersama yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Namun, ia mengingatkan bahwa dukungan yang konsisten dari seluruh pihak masih sangat dibutuhkan agar keberlanjutan yang telah dirintis dapat terus berjalan.
“Keberhasilan yang dilakukan petani kelapa sawit berkelanjutan membutuhkan kekuatan bersama untuk keberlanjutannya,” ujar Uki kepada InfoSAWIT disela-sela RSPO RT2025, pada Rabu (5/11/2025) di Kuala Lumpur.
BACA JUGA: RT2025: Wamenlu RI, Arif Havas Oegroseno Dukung Perdagangan Minyak Sawit Berkelanjutan
Fortasbi memandang, kolaborasi multipihak — antara petani, pemerintah, perusahaan, lembaga sertifikasi, serta pembeli global — menjadi kunci dalam memastikan sistem pertanian sawit yang adil dan inklusif. Melalui kerja sama yang saling menguntungkan, petani dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Uki menambahkan, keberlanjutan tidak hanya soal sertifikasi, tetapi juga tentang menciptakan kesejahteraan jangka panjang bagi petani dan komunitas di sekitar perkebunan. Pendekatan ini, kata dia, sejalan dengan misi Fortasbi untuk memperkuat kapasitas petani swadaya agar mampu memenuhi prinsip dan kriteria keberlanjutan global, seperti RSPO maupun ISPO.
“Pentingnya kebersamaan dalam bekerja sama dengan multipihak dapat menjadi kekuatan besar bagi keberlangsungan petani kelapa sawit berkelanjutan di masa depan,” tutur Uki.
BACA JUGA: RSPO RT2025 Resmi Ditutup: Dua Dekade Komitmen Global untuk Minyak Sawit Berkelanjutan
Dengan semakin besarnya dukungan dari komunitas internasional terhadap minyak sawit berkelanjutan, Fortasbi berharap momentum ini dapat memperkuat posisi petani sebagai bagian penting dari rantai pasok global. Keberlanjutan, menurut Fortasbi, bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan gerakan bersama untuk memastikan bahwa minyak sawit Indonesia tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi generasi mendatang. (T1)
