InfoSAWIT, KUALA LUMPUR — Di sela-sela acara RSPO Annual Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil (RT2025) di Kuala Lumpur, Henky Satrio Wibowo tampak terlihat tenang. Di matanya, terpancar keteguhan seorang profesional yang telah lama menapaki jalan panjang menuju satu tujuan, keberlanjutan. Kini, perjalanan itu mencapai babak baru—ia resmi diangkat menjadi Direktur Sustainability PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) pada akhir Oktober lalu.
Bagi banyak orang di lingkungan SSMS, nama Henky bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai figur yang bekerja dengan penuh dedikasi dan komitmen, tak hanya pada hasil, tetapi juga pada nilai-nilai yang mendasari setiap proses. “Saya senantiasa melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya sederhana kepada InfoSAWIT, Senin (3/11/2025) di Kuala Lumpur. Namun di balik kalimat singkat itu, tersimpan kisah panjang tentang kerja keras, konsistensi, dan idealisme yang tak mudah tergoyahkan.
Henky mulai serius terjun ke dunia kelapa sawit pada 2021—sebuah langkah yang kala itu mungkin dianggap telat oleh sebagian orang. Tapi pengalaman panjangnya di berbagai sektor industri, terutama yang bersinggungan dengan pembangunan berkelanjutan, membuatnya cepat beradaptasi. Ia membawa napas baru dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam praktik bisnis perusahaan.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Lesu Pada Senin (3/11), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Melemah
Bagi Henky, keberlanjutan bukan sekadar jargon atau tren industri, melainkan filosofi hidup. Ia percaya bahwa tanggung jawab sosial dan kelestarian lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan ekonomi. “Sustainability itu bukan pilihan, tapi kewajiban,” ujarnya dalam satu kesempatan, menggambarkan bagaimana nilai itu menuntun setiap langkahnya.
Tak hanya di lingkungan korporasi, kiprahnya juga tampak dalam berbagai organisasi sosial dan lingkungan. Di sana, Henky belajar bahwa perubahan sejati hanya bisa terjadi bila melibatkan semua pihak — dari petani kecil hingga pemimpin perusahaan besar.
Kini, dengan posisi barunya sebagai Direktur Sustainability, tanggung jawab yang diembannya tentu semakin besar. Ia bukan hanya penjaga kompas moral perusahaan, tetapi juga jembatan antara ambisi bisnis dan tuntutan global akan minyak sawit berkelanjutan. Dalam tangannya, SSMS berharap dapat memperkuat peranannya dalam industri yang tengah bertransformasi menuju rantai pasok yang lebih hijau dan transparan.
BACA JUGA: CEO RSPO: Dukung Petani Sawit Kecil, Mereka Telah Membuktikan Komitmen Keberlanjutan
Langkah Henky Satrio Wibowo seolah menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tumbuh dari integritas dan kerja nyata. Dari seorang profesional yang senantiasa rendah hati, kini ia menjelma menjadi figur yang wibawa — simbol dari semangat baru SSMS untuk terus menapaki jalan keberlanjutan dengan penuh keyakinan.
Di dunia sawit yang terus berubah, nama Henky kian menguat bukan hanya karena jabatan barunya, tetapi karena nilai yang ia bawa: bahwa keberlanjutan adalah perjalanan, bukan tujuan akhir. (T1)
