Direktur PT. Koompasia Enviro Institute, Henry Marpaung menjelaskan, bahwa selain pelatihan dan penyampaian materi di kelas, peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke lembaga pekebun yang telah mendapatkan sertifikasi ISPO, seperti Koperasi Produsen Sawit Muda Sedia (SAMUDA) di Aceh Tamiang. Menurut Henry, pelatihan ini memberikan energi positif dalam menyukseskan sertifikasi ISPO secara menyeluruh.
Salah satu peserta pelatihan, Pairin Santoso, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat dinantikan. Ia merasa beruntung bisa mendapatkan ilmu dari pemateri yang berpengalaman serta melihat langsung penerapan ISPO di lapangan. Pairin berharap pengetahuan yang didapatkan dapat disebarluaskan kepada petani lainnya, sehingga Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat segera melaksanakan sertifikasi ISPO untuk perkebunan sawit swadaya. (T2)
