InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 14.721/kg pada Jumat (25/10/2024), dengan demikian harga CPO tercatat naik 1,48% atau terdapat kenaikan sekitar Rp 214/kg, dibandingkan harga CPO pada Kamis (24/10/2024) yang mencapai Rp 14.507/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Dumai ditetapkan Rp 14.721/Kg. Harga CPO Teluk Bayur ditetapkan Rp. 14.591/kg. Harga CPO Talang Duku ditetapkan Rp. 14.521/kg.
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 21-25 Oktober 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat naik Rp 321,60/kg menjadi Rp 14.353,60/kg, atau terdapat kenaikan sekitar 2,29% dibanding harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (14-18 Oktober 2024) yang mencapai Rp. 14.032,00/kg.
BACA JUGA: SPKS: Keterlibatan Petani Sawit Swadaya, Kunci Sukses Program Biodiesel Indonesia
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia turun pada Jumat, (25/10/2024), tetapi harga CPO minggu naik lebih tinggi dalam periode 16 bulan terakhir, lantaran India menyetop pembelian di tengah meningkatnya premi atas minyak nabati lain, pada akhinya mendukung harga.
Harga kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Januari 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 16 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 0,35%, menjadi RM 4.587 per metrik ton selama jeda tengah hari.
Harga kontrak tersebut telah naik 7,92% selama seminggu ini, menuju kenaikan mingguan terbesarnya sejak pertengahan Juni 2023 lalu.
Lantas harga kontrak minyak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 naik 1,54%, sementara harga kontrak minyak sawitnya DCPcv1 naik 1,37%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,16%.
BACA JUGA: Perisai Prabowo Tegaskan Komitmen Kawal Kebijakan Biodiesel untuk Petani Sawit
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Jumat (25/10/2024):
