Kenaikan impor terutama terjadi pada bahan baku industri, yang melonjak 18,48% dari tahun sebelumnya, menandakan aktivitas manufaktur domestik yang tetap kuat.
Data ini memberikan gambaran optimis bagi sektor perdagangan Indonesia, meskipun penurunan surplus perdagangan mencerminkan tekanan pada neraca pembayaran. Ke depan, kebijakan moneter dan strategi perdagangan internasional akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global. (T2)
