Produktivitas Sawit Nasional Masih Rendah, Faperta Unpad dan Etcas Gelar Pelatihan Tingkatkan Hasil TBS dan Minyak

oleh -2.476 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi TBS Sawit.

InfoSAWIT, BANDUNG Meski secara genetika tanaman kelapa sawit hibrida mampu menghasilkan hingga 10-12 ton minyak sawit per hektare per tahun, kenyataan di lapangan masih jauh dari harapan. Produksi nasional tercatat baru mencapai 2,6–4,1 ton minyak sawit per hektare per tahun — hanya sekitar 25-30% dari potensi maksimalnya. Kondisi ini mencerminkan masih lemahnya manajemen budidaya di lapangan.

Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran (Faperta Unpad) dan Etcas Consultant, menggagas serangkaian pelatihan teknis yang menyasar langsung pada peningkatan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) dan efisiensi produksi minyak sawit. Kegiatan ini akan digelar sepanjang Oktober hingga Desember 2025 di Hotel Horison Ultima Bandung.

“Melalui pelatihan singkat ini, kami berharap peserta mampu menerapkan praktik terbaik di kebunnya masing-masing untuk mendorong produktivitas. Ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga bentuk kontribusi dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan bahan baku minyak sawit untuk biodiesel dan biogasoline,” ujar penyelenggara dalam keterangan resmi kepada InfoSAWIT, Selasa (8/7/2025).

BACA JUGA: Surplus Perdagangan RI Melejit Jadi US$ 4,3 Miliar pada Mei 2025, Didorong Ekspor Nonmigas dan Lonjakan Permintaan Mitra Dagang

Dalam pelatihan ini, peserta akan dibekali lima topik utama yang saling terintegrasi, dimulai dari pemahaman dasar pemupukan hingga strategi agronomi terkini.

Lima Topik Strategis Pelatihan Sawit

  1. Pemupukan pada Kelapa Sawit (3 Hari)
    Pelatihan ini bertujuan membangun pemahaman tentang cara, dosis, waktu, dan jenis pupuk yang tepat. Selain itu, peserta akan dibekali paradigma baru bahwa peningkatan produksi di sektor perkebunan tak bisa instan, melainkan mengikuti prinsip industri biologis.
  2. Penyusunan Rekomendasi Pemupukan – Tahap 1 (4 Hari)
    Fokus pada keterampilan menyusun rekomendasi pemupukan yang sederhana namun tepat guna dan menguntungkan. Peserta juga akan belajar menghitung titik efisiensi ekonomis pupuk, aspek penting dalam menjaga profitabilitas kebun.
  3. Menyusun Rekomendasi Pemupukan Sendiri – Tahap 2 (5 Hari)
    Pada tahap lanjut ini, peserta akan diajarkan membaca data analisis daun dan tanah, serta menyusun rekomendasi berbasis kebutuhan aktual tanaman. Topik ini juga membahas pentingnya inspeksi lapangan, pengaruh iklim, dan eksperimen lapangan untuk menentukan strategi pemupukan yang optimal.
  4. Manajemen Akar: Inovasi Teknik Agronomi (3 Hari)
    Salah satu materi unggulan adalah teknik Under Soil Surface Management untuk memperbaiki daerah perakaran (rhizosfer) dan mendorong pertumbuhan akar aktif. Jika dikelola dengan benar, inovasi ini diyakini dapat meningkatkan produksi hingga 30–80%.
  5. Manajemen Kanopi (2 Hari)
    Pelatihan ini bertujuan memperkenalkan cara mengatur tajuk tanaman (kanopi) agar proses fotosintesis berjalan maksimal. Peserta juga akan memahami bagaimana jumlah pelepah memengaruhi produktivitas dan belajar mengenali gejala kekurangan hara sebagai indikator kesehatan tanaman.

Komitmen untuk Kesejahteraan Petani

Melalui pelatihan ini, EnergyWorld Indonesia dan mitra berharap dapat menjadi jembatan antara riset akademik dan praktik lapangan. “Pelatihan ini bukan hanya untuk teknisi atau manajer kebun besar, tapi juga untuk petani sawit mandiri agar mereka bisa mengelola kebunnya secara ilmiah dan lebih produktif,” ungkap pihak penyelenggara.

BACA JUGA: Klasifikasi “Risiko Standar” EUDR Dinilai Tak Adil, Industri Sawit Malaysia Protes Keras

Pendaftaran telah dibuka dan dapat diakses melalui tautan Registrasi. Dengan kapasitas terbatas dan topik yang aplikatif, pelatihan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk menutup kesenjangan produktivitas antara potensi dan realita kebun sawit nasional. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com