Sektor Perkebunan Sawit Berau Tumbuh Pesat, Jadi Penyeimbang Ekonomi Daerah

oleh -3.575 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini.

InfoSAWIT, BERAU — Di tengah dominasi sektor pertambangan, Kabupaten Berau mulai menunjukkan geliat transformasi ekonomi yang lebih berimbang. Data terbaru mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, sektor perkebunan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah, yakni sebesar 7,66 persen. Angka ini menjadi bagian penting dari total kontribusi sektor pertanian yang mencapai 13 persen terhadap PDRB.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyebut pertumbuhan sektor ini didorong oleh kenaikan produksi serta lonjakan harga komoditas kelapa sawit, yang mencatat performa kuat di pasar nasional maupun global.

“Kenaikan produksi dan harga komoditas berdampak langsung terhadap kontribusi pajak serta bagi hasil. Itu yang mendongkrak angka PDRB dari sektor perkebunan,” ujar Lita dilansir InfoSAWIT dari Mediakaltim, Jumat (18/7/2025).

BACA JUGA: Pengusaha Manaek Siahaan Serahkan 500 Hektare Lahan Sawit ke Negara, KNPI Riau: Bentuk Kepatuhan terhadap Negara

Meski pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi Berau dengan sumbangan nyaris 60 persen dari total PDRB, Lita optimistis bahwa perkebunan, khususnya kelapa sawit, dapat menjadi sektor penyeimbang dalam jangka panjang.

“Perkebunan ini sifatnya lebih berkelanjutan dan menyerap banyak tenaga kerja. Ini bisa jadi pondasi ekonomi kita di masa depan,” ujarnya.

Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, isu lingkungan tetap menjadi perhatian. Lita tidak menampik bahwa pembukaan lahan sawit kerap dikaitkan dengan kerusakan ekologis. Meski begitu, ia menegaskan bahwa dampak dari perkebunan relatif lebih mudah dipulihkan dibanding sektor ekstraktif seperti tambang.

BACA JUGA: Polisi Sabah Bongkar Sindikat Penyelundupan Minyak Sawit Senilai RM11,87 Juta dalam Serangkaian Penggerebekan di Pesisir

“Kalau sawit, dua sampai tiga tahun saja sudah tertutup vegetasi lagi. Jadi lebih cepat pulih,” katanya.

Lebih lanjut, Lita menjelaskan bahwa karakteristik tanaman sawit justru memberi manfaat ekologis, terutama dalam hal pengelolaan air. Akar serabut sawit yang tumbuh dalam membantu menyerap air secara efektif, sehingga mengurangi risiko banjir dan menjaga keseimbangan air tanah.


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com