InfoSAWIT, JAMBI — Tim PalmCo PTPN4 melaksanakan kunjungan kerja ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PGK Jambi pada Rabu, 24 September 2025. Agenda ini difokuskan pada benchmarking penerapan sistem Grading AI Tandan Buah Segar (TBS) berbasis mySAP365, yang kini menjadi terobosan dalam digitalisasi penerimaan dan penilaian mutu TBS.
Sistem Grading AI terintegrasi langsung dengan platform mySAP365 Agrobusiness ERP. Teknologi ini terbukti mampu menilai kualitas TBS secara otomatis, mengurangi potensi bias manual, mempercepat proses grading, serta menghasilkan rekam jejak audit yang lengkap. Seluruh proses mulai dari penerimaan di jembatan timbang, pembayaran, hingga pelaporan mutu tercatat secara digital dan transparan.
“Dengan akurasi data yang tinggi, sistem ini bukan hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan legalitas bisnis,” ujar perwakilan PalmCo dalam keterangan resmin diterima InfoSAWIT, Jumat (26/9/2025). Setiap transaksi dapat ditelusuri hingga ke sumber asal, kendaraan pengangkut, dan waktu bongkar, sehingga siap untuk audit internal maupun eksternal.
BACA JUGA: Produksi Sawit Juli 2025 Naik, Konsumsi Domestik Turun, Ekspor Terkoreksi
Lebih jauh, pemanfaatan data presisi ini diyakini mampu mendorong optimalisasi Oil Extraction Rate (OER) CPO. Perhitungan material balance kini dapat dilakukan secara real-time, memberi peluang peningkatan produktivitas yang signifikan.
Benchmarking di PKS PGK Jambi sekaligus menjadi validasi bahwa transformasi digital di sektor agribisnis tidak hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga landasan bagi keberlanjutan industri. Sistem ini dipandang layak direplikasi ke unit-unit PKS lain dalam ekosistem PalmCo, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menekankan efisiensi dan transparansi.
BACA JUGA: BMKG: Curah Hujan September–November 2025 Didominasi Menengah Hingga Tinggi
PalmCo PTPN4 mengapresiasi kesiapan PKS PGK dalam berbagi pengalaman penerapan sistem tersebut. Melalui sinergi dan pembelajaran lintas unit, PalmCo menegaskan komitmennya menghadirkan solusi teknologi yang memberi dampak nyata pada kualitas produksi, kesejahteraan petani, dan daya saing industri sawit nasional. (T2)
