Alasan Minyak Sawit Sebagai Bahan Baku Formula Bayi

oleh -4.641 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, SAN FRANCISCO – Gizi anak usia dini memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan anak dan dapat dianggap sebagai salah satu faktor terpenting dalam menentukan kualitas hidup. Air Susus Ibu (ASI) dipastikan memiliki manfaat tinggi dalam upaya memberikan tingkat gizi yang baik terhadap bayi.

Namun, sejumlah besar bayi pada minggu-minggu dan bulan-bulan pertama kehidupan, karena satu dan lain alasan, menerima susu formula selain ASI atau pada tahap dalam pemberian susu formula lengkap.

Sebagian besar produsen susu formula menggunakan protein whey dan kasein sebagai sumber protein dan laktosa sebagai karbohidrat. Susu sapi tidak digunakan sebagai sumber lemak karena mengandung asam linoleat esensial tiga kali lebih sedikit daripada ASI dan memiliki struktur trigliserida yang berbeda secara signifikan.

Lemak jenuh dalam lemak susu sapi dapat meningkatkan risiko diabetes di tahun-tahun terakhir kehidupan anak. Ini yang menjad alas an kenapa penggunaan minyak nabati dalam susu formula. Pabrikan mencoba untuk membawa komposisi kuantitatif dan kualitatif asam lemak dan proporsinya sedekat mungkin dengan komposisi dan proporsi dalam ASI dan menggunakan campuran minyak yang berbeda untuk tujuan ini.

Penggunaan minyak sawit dalam produksi makanan, termasuk susu formula, menjadi salah satu isu hangat lantaran banyak produk makanan mengandung minyak sawit. Sifat-sifat minyak sawit belum dipelajari secara menyeluruh, saat ini malah banyak perbedaan pendapat di antara para ahli tentang bahaya atau manfaat dari minyak sawit ini.

Sejatinya minyak sawit melalui banyak proses sampai menghasilkan cairan berwarna oranye dan memiliki bau yang khas, pada cairan tersebut mengandung banyak komponen berharga, seperti vitamin A dan E dan asam lemak jenuh.

Seperti dilansir The Nation Roar, minyak sawit juga mengandung koenzim Q10 , yang merupakan antioksidan. Namun, minyak kelapa sawit memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memungkinkan tidak sepenuhnya larut dalam tubuh manusia. Kendati ada beberapa kasus tercatat bahwa bayi yang mengonsumsi minyak sawit bisa menderita sembelit dan kolik usus. Terakhir, menurut beberapa ahli, asam dalam minyak sawit mengikat kalsium, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.

Sementara, alasan utama penggunaan minyak sawit adalah keinginan untuk mendekatkan komposisi susu formula bayi dengan ASI. Faktanya adalah bahwa lemak dalam ASI adalah seperempat asam palmitat, dan minyak sawit adalah sumber utamanya. Lemak menyediakan 30% hingga 50% dari kebutuhan energi harian bayi dan memiliki fungsi pembangun yang sangat penting. Mereka terlibat dalam pembentukan otak, organ visual, dan sintesis hormon. Penggunaan minyak sawit yang dicampur dengan lemak lain seperti kedelai dan minyak kanola atau minyak ikan memberikan rasio asam lemak yang mirip dengan ASI. Namun, menurut data ilmiah yang ada, asam palmitat (26% dari total asam lemak) memiliki persentase tertinggi dalam lemak ASI.


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com