Produksi minyak sawit memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia dan Malaysia, dengan kedua negara ini menyumbang 87% ekspor minyak sawit global. Biomicrogels Group telah berhasil memperluas pengaruhnya dengan menandatangani kontrak dengan enam distributor dan mempercepat pengiriman kontainer ke kedua negara ini.
Selain mengutamakan efisiensi dan profitabilitas, Biomicrogels Group juga memperhatikan praktik berkelanjutan dan tujuan ESG (Environmental, Social, and Governance). Perusahaan ini telah mengurangi limbah pabrik kelapa sawit (palm oil mill effluent/POME), mengurangi konsumsi air sebesar 50% dalam proses produksi, dan meningkatkan perolehan minyak.
Sementara diungkapkan CEO Borneo Indo Group, Fitri M. Milla, pihaknya memiliki keahlian yang luas dalam pengolahan air limbah dan melayani banyak pabrik minyak kelapa sawit di Kalimantan. “BMG telah menunjukkan hasil yang sangat baik dalam uji coba terbaru di salah satu pabrik milik Bumitama Group di Kalimantan – meningkatkan OER dan mengurangi oil losses. Perusahaan kami telah memulai pasokan rutin BMG kepada pelanggan kami,” tandas Fitri M. Milla. (T2)
