DPR Dorong Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Distop Sementara, Untuk Naikan Harga TBS

oleh -1.173 Kali Dibaca
Info Sawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, JAKARTA – Semakin merosotnya harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit telah memukul perekonomian masyarakat di Indonesia yang hidupnya bergantung dari komoditas sawit. Sebab itu sejumlah petani kelapa sawit swadaya anggota Serikat Petani Kelapa Sawit dari beberapa wilayah di Indonesia, yakni Sumatera dan Kalimantan berkesempatan bertemu dengan Anggota Komisi IV DPR RI, Bambang Purwanto.

Pada kesempatan tersebut petani sawit swadaya mengeluhkan harga TBS Sawit yang kian hari kian merosot tajam, kendati ekspor minyak sawit sudah kembali di genjot paska pembukaan keran ekspor pada Mei lalu.

Menerima keluhan dari petani tersebut, Bambang menyampaikan mewakili Komisi IV DPR – RI, bahwa saat ini DPR RI sedang mendorong pemerintah untuk menghentikan sementara Pungutan Ekspor dan Bea Keluar (BK) CPO. 

BACA JUGA : Resmi Pungutan Ekspor CPO Ditiadakan Mulai 15 Juli – 31 Agustus 2022

Langkah ini sesuai dengan kajian SPKS bahwasanya penurunan harga TBS sawit saat ini diakibatkan oleh tingginya Pungutan Ekspor yang dikumpulkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Besarnya Bea Keluar (BK) CPO.

“Semoga perjuangan sahabat petani ini memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi Petani Sawit di Indonesia,” demikian ungkap Ketua SPKS Rokan Hulu, Yusro Fadly, yang dikutip InfoSAWIT dari laman faceboknya, Rabu (6/7/202). (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com