InfoSAWIT, JAKARTA – Perjalanan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) selama dua puluh empat tahun bukanlah hal yang singkat. Berdiri pada tahun 2000 lalu, asosiasi yang bermarkas di Kementerian Pertanian ini telah melewati berbagai dinamika. Pergantian pucuk pimpinan terjadi secara demokratis, mencerminkan semangat gotong royong petani kelapa sawit yang menjadi anggota APKASINDO.
Pada bulan Mei 2024, Musyawarah Nasional ke-V yang berlangsung di Medan menjadi momen penting. Para pemegang hak suara dari 22 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi sepakat secara aklamasi untuk memilih kembali Gulat ME Manurung sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASINDO. Ini menandai periode kedua kepemimpinan Gulat, yang kembali dipercaya untuk terus memimpin APKASINDO hingga tahun 2029.
Pada Rabu, 9 Oktober 2024, akan digelar pengukuhan (pelantikan) pengurus baru di Auditorium Kementerian Pertanian. Pengukuhan ini akan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina APKASINDO, Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko.
BACA JUGA: Bincang-Bincang Sawit: BMKG Dorong Adaptasi Sektor Sawit Hadapi Perubahan Iklim
Gulat menuturkan bahwa kepengurusan baru ini akan lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh penambahan beberapa bidang baru yang relevan dengan perkembangan industri kelapa sawit, terutama dalam aspek hilirisasi dan hubungan luar negeri.
“Petani sawit, bersama korporasi dan pemerintah, harus siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan,” ujar Gulat dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Senin (7/5/2024).
Acara pengukuhan ini juga sedianya akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan. Selain itu, 22 DPW APKASINDO dan tiga DPW baru—Papua Selatan, Papua Tengah, dan Jawa Timur—akan hadir mendengarkan arahan dari para pejabat negara tersebut.
BACA JUGA: Kolaborasi Dekarbonisasi Menuju Nol Emisi Pada 2050
Tidak hanya itu, acara ini akan diramaikan oleh perwakilan dari 23 kampus mitra SDM Ditjendbun-BPDPKS, para Duta Besar negara tujuan ekspor sawit, serta tamu-tamu VVIP lainnya.
