Kabupaten Buton Gelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan 2024

oleh -2.146 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kabupaten Buton Gelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan 2024.

InfoSAWIT, PASARWAJO – Pemerintah Kabupaten Buton menggelar Uji Publik Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Kelapa sawit menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Buton. Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Buton, Asnawi Jamaluddin, yang mewakili Penjabat Bupati Buton, La Haruna, menyampaikan bahwa kelapa sawit memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah, sejajar dengan sektor migas yang telah lama menjadi andalan.

“Kabupaten Buton memiliki hamparan perkebunan kelapa sawit yang sangat luas. Berdasarkan data Statistik Perkebunan 2023, terdapat lebih dari 10.740 hektar lahan perkebunan yang tersebar di tujuh kecamatan,” ujar Asnawi dikutip InfoSAWIT, dari KBRN RRI, Minggu (22/12/2024).

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Lakukan Kolaborasi dalam Hari Temu Tani Indragiri Hulu, songsong ISPO dan RSPO

Namun, Asnawi juga menyoroti tantangan global yang dihadapi sektor kelapa sawit. Ia menyebut bahwa berbagai isu dan tuduhan negatif terhadap industri kelapa sawit Indonesia, terutama terkait keberlanjutan dan dampak lingkungan, masih menjadi sorotan internasional. Oleh karena itu, keberlanjutan menjadi elemen kunci dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buton.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Pusat telah mencanangkan program perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sejak 2011 melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 memperkuat komitmen ini, yang kini diterjemahkan ke dalam rencana aksi di tingkat daerah.

Sekda Buton mengungkapkan bahwa draft Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Buton untuk periode 2024-2026 telah selesai disusun. Meski demikian, masukan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan agar dokumen ini lebih komprehensif dan efektif dalam implementasi.

BACA JUGA: Pemerintah Bakal Naikkan Pungutan Ekspor CPO Jadi 10% untuk Dukung Biodiesel B40

“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyelesaikan penyusunan draft RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan. Namun, agar lebih sempurna, kami memerlukan konsultasi untuk mendapatkan masukan dan saran yang konstruktif,” jelas Asnawi.

Dalam penutupnya, Asnawi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton untuk terus mendukung pengembangan kelapa sawit berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup.

“Komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai upaya, seperti pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut, pengelolaan komoditas berkelanjutan, perhutanan sosial, reforma agraria, konservasi dan restorasi, serta pengembangan energi dan ketenagalistrikan,” katanya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Jumat (20/12), Harga CPO Mingguan Melorot 4,32 Persen

Dengan langkah ini, Kabupaten Buton diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com