InfoSAWIT, JAKARTA – Meningkatnya pendapatan dan mengelola kebun dengan kualitas tanam yang baik adalah harapan setiap petani sawit, dengan bergabung dengan kelompok tani (Poktan) atau asosiasi bisa menjadi wadah berbagi pengetahuan.
Salah satunya adalah Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (Aspekpir Indonesia), berawal dari program Pemerintah sejak 1980 dengan pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR). Program ini mampu mencetak petani-petani kelapa sawit yang handal dan tersebar dari Sabang sampai Merauke dan menjadi petani kelapa sawit yang berhasil, baik dalam mengelola kelapa sawit yang baik maupun dalam mengembangkannya.
Menurut Bambang Widya Asmara, petani sawit dari Kapuas Hulu Kalimantan Barat sudah merasakan manfaatnya menjadi anggota Aspekpir selama satu tahun ini. Aspekpir sangat membantu anggotanya dalam pengelolaan kebun yang baik, memperoleh sertifikasi dan peremajaan sawit rakyat (PSR) yang sedang gencar dilakukan oleh Kementerian Pertanian.
BACA JUGA :
“Menjadi anggota Aspekpir terasa lebih mudah dalam berusaha dan pasti, Aspekpir selalu terbuka dan transparan dari Pengurus pusat hingga daerah, jadi tidak ada tetek bengek-nya ” jelas Bambang kepada InfoSAWIT disela acara Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat ASPEKPIR Indonesia di Gedung D Kementan pada Selasa, 19 Desember 2023.
Bagi Bambang menjadi anggota Koperasi Unit Desa (KUD) juga sangat penting, KUD menjadi perantara dalam penjualan TBS ke pabrik pengolahan. Saat ini KUD ASMOJA Silat Hilir Kab. Kapuas Hulu bekerjasama dengan pabrik kelapa sawit milik Salim Grup, yang dalam satu bulan bisa mengirim sebanyak 1000 ton TBS sawit.
“Tapi saat ini kondisi buah lagi menurun karena musim panas dan penyerapan pupuk baru terjadi. Dan yang jadi permasalahan adalah mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau, ditambah daerah Kapuas Hulu yang jauh dari pusat membuat harga pupuk semakin mahal” ungkap Bambang.
Sebagai informasi, MUNAS I pemilihan kepengurusan Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (ASPEKPIR Indonesia) telah dilaksanakan di Pekanbaru Riau pada tanggal 6 November 2023 yang lalu dan Setiyono terpilih menjadi Ketua Umum ASPEKPIR Indonesia Periode Tahun 2023 – 2028.
Dalam Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat ASPEKPIR Indonesia, acara dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dan Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah di Gedung Kementan pada Selasa, 19 Desember 2023. (T3)
