InfoSAWIT, RUPIT – Sampai saat ini masi ada sebagian petani yang masih belum percaya sepenuhnya bila bergabung ke Koperasi Unit Desa (KUD), lantaran berkaca kepada beberapa kasus. Namun itu tidak terjadi pada masyarakat di Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Hilir, Kaabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan.
Para petani justru secara sukarela bergabung dengan KUD, dan sesuai cerita Surianto (47), belasan tahun lalu bersama petani sawit lainnya memutuskan membentuk dan bergabung dalam sebuah koperasi. “Nama KUD kami adalah KUD Sumber Rezeki, berlokasi di Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Hilir, Kaabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan,” kata Surianto kepada InfoSAWIT, belum lama ini.
Lebih lanjut tutur Surianto, saat itu seluruh petani sawit yang tergabung dalam KUD Sumber Rezeki menjadi petani plasma dan dibina oleh sebuah perusahaan sawit swasta skala nasional.
BACA JUGA: Perusahaan Sawit di Rohul Mesti Ikuti Sasaran 8 Tanggung Jawab Sosial perusahaan
Surianto yang juga sebagai Ketua DPD Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) Kabupaten Muratara ini mengatakan, dengan bergabung dalam sebuah KUD, Poktan atau Gapoktan dan bermitra dengan pihak perusahaan, mereka mendapatkan edukasi yang benar dan baik soal budidaya kelapa sawit.
Selain itu, tandan buah segar (TBS) yang diproduksi kebun sawit petani mendapatkan prioritas pembelian dari pabrik keapa sawit (PKS) pembina dan dikenakan harga sesuai dengan ketetapan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.
Surianto bilang, kenikmatan sebagai petani sawit terasa semakin lengkap tatkala mereka pun ikut proses sertifikasi roundtable on sustainable palm oil (RSPO). “Dengan ikut sertifikasi RSPO para petani sawit akan mendapatkan insentif hasil penjualan TBS. Insentif itu akan dibagikan setiap periode tertentu,” ujarnya.
BACA JUGA: Stok Minyak Sawit Malaysia Diprediksi Melimpah, Bakal Pengaruhi Harga
Ia menyebutkan sejumlah keuntungan ekonomis lainnya dengan ikut RSPO. Selain itu, para petani sawit pun dilatih agar meningkat kualitasnya. “Saya sendiri sekarang sudah menjadi pembicara, menjadi edukator RSPO bagi petani sawit lain di berbagai daerah di Indonesia,” kata Surianto.
Ketua KUD Sumber Rezeki ini bilang, dalam beberapa waktu ke depan KUD Sumber Rezeki akan membagikan hasil insentif dan kredit RSPO kepada seluruh anggota. Nah, selain itu, sebagian keuntungan akan disedekahkan, dihibahkan, kepada masyarakat sekitar dalam bentuk beasiswa untuk pendidikan SD, SMP, dan SMA.
BACA JUGA: Kabar Gembira, Harga CPO di Bursa Berjangka Naik 6 Sesi Berturut-Turut
“Juga kami bisa bantu memberikan sejumlah dana untuk rumah ibadah. Tapi ya tentu saja jumlahnya boleh dikata tak seberapa. Tapi apapun itu, sangat nikmat rasanya bila kita bisa berbagi dari keuntungan yang kita peroleh dengan ber-KUD dan ikut RSPO,” ujar Surianto. (T5)
Artikel ini telah tayang di Infosawit Sumatera dengan judul © Surianto Beberkan Nikmatnya Ber-KUD dan RSPO
